HETANEWS

Wanita Pembakar 12 Kios di Kawasan PJKA Terancam 7 Tahun Penjara

erdakwa Pika Pebrian als Agil (29) saat mendengarkan tuntutan hukuman yang dibacakan jaksa. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com – Terdakwa Pika Pebrian als Agil (29) yang mengakibatkan 12 kios, di jalan WR Supratman, dekat kompleks PJKA Siantar, ludes terbakar, dituntut 7 tahun penjara oleh jaksa  Robert Damanik SH. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa, disidang PN Pematangsiantar yang digelar secara online melalui vidcon, Selasa (5/5/2020).

Hal yang memberatkan terdakwa, karena dengan sengaja mengakibatkan kebakaran dan belum ada perdamaian dengan para korban. Akibat perbuatan terdakwa, banyak korban yang kehilangan mata pencaharian dan juga tempat tinggal. Meski terdakwa sangat menyesali perbuatannya, tapi apa daya "nasi sudah menjadi bubur".

Peristiwa kebakaran itu, terjadi ketika Agil, merasa kesal karena dimarahi ibunya, Muliati. Sore itu, sekitar pukul 16.00 WIB, pada Senin, 16 Desember 2019 lalu, di dalam kiosnya, melempar lemparkan barang dan ditegur ibunya. "Janganlah kau lempar - lempar, rusak semua barang ku,"kata ibunya.

Terdakwa langsung pergi mengambil kompor sumbu dan melemparkannya ke atas tempat tidur, sehingga minyak tanah berserakan di atas tempat tidur. Lalu mengambil mancis dan dalam sekejap membakar kios yang terbuat dari papan. Sijago merah pun langsung melalap kios yang saling menempel dan diperkirakan kerugian mencapai Rp500 juta lebih.

Wanita 2 anak ini mengaku menggunakan sabu pada malam, sebelum membakar kios itu. Hal itu diakui terdakwa dalam persidangan sebelumnya saat agenda persidangan memeriksa terdakwa.

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan dengan alasan menyesal. Untuk pembacaan putusan, ketua majelis hakim, Danar Dono menunda persidangan hingga Senin mendatang.

Penulis: ay. Editor: gun.