HETANEWS.COM

Dituding Sakit Hati dengan Nelayan China, Susi Pudjiastuti Bilang Begini

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Jakarta, hetanews.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram dituding sakit hati dengan nelayan China. Ia menyebut tudingan tersebut tidak masuk akal.

Kejadian bermula saat Susi Pudjiastuti membagikan tautan artikel Kompas.com berjudul "Ada 500 TKA China Akan Masuk Sutra, Gubernur dan DPRD Menolak", melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, Kamis (30/4/2020).

Tautan tersebut kemudian ditanggapi oleh pengguna akun Twitter Andy Wu @AndyWuO dengan komentar sinis.

Ia menilai sebenarnya Susi Pudjiastuti sakit hati dengan nelayan dari China. Meski begitu, Susi Pudjiastuti mengetahui tentang keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) China di Indonesia yang disebut-sebut jumlahnya tak seberapa. 

"Bu @susipudjiastuti biarpun anda sakit hati ama nelayan dari Tiongkok, tapi jangan bodoh dengan postingan ini, saya rasa anda tahu jumlah TKA RRC 20 ribu lebih di Indo, jadi tidak sampai 10 persen TKA Cina di tiap Per, di negara-negara Tiongkok aja ampir 100 ribu WNI yang kerja di sana, di SG, Taiwan dan HK," tulis Andy seperti dikutip Suara.com, Selasa (5/5).

Akun tersebut lantas menyinggung soal keberadaan Warga Negara Indonesia (WNI) yang diklaim mendapat sambutan baik dari warga China.

Maka dari itu, ia meminta Susi Pudjiastuti untuk tidak mempersoalkan kedatangan TKA China di Indonesia yang belakangan menuai kontroversi.

"Sekitaran 1 juta WNI yang kerja di mayoritas China dan mereka tidak ada teriak-teriak dijajah Indonesia, di sana aturan WNA yang kerja 30%, di Vietnam 40%, di Indo gak sampai 10% dan mereka dah tanam modal...," imbuhnya.

Susi Pudjiastuti tanggapi komentar warganet. (Twitter/@susipudjiastuti)
Susi Pudjiastuti tanggapi komentar warganet.

Komentar warganet itu seketika memancing reaksi Susi Pudjiastuti. Ia menyebut tanggapan yang disampaikan Andy begitu liar dan tidak masuk akal.

"Betapa liar, tidak masuk akal dan jahatnya pola pikir saudara-saudara kita di bawah ini (emoji telunjuk ke bawah)", balas Susi Pudjiastuti yang menyertakan bidikan layar komentar warganet.

Kontak saja, reaksi singkat Susi Pudjiastuti tersebut memancing atensi warganet lainnya.

Tak sedikit dari mereka yang memberikan dukungan kepada Susi Pudjiastuti karena turut dibuat kesal dengan komentar pemilik akun Andy Wu.

"Sabar bu. Itu akibatnya dia kalo makan ikan nutrisinya gak sampe ke otak kali bu. Jadi kalo ngomong asal bae," kata @hanyaselingan_.

"Dia gak ngerti makna Tenaga Kerja Asing itu Bu ... kalo nelayan-nelayan asing (dari manapun negaranya) yang mengambil di wilayah pemanfaatan laut Indonesia apalagi di wilayah kedaulatan ya bukan TKA, dan mempertahankan kedaulatan negara juga sumberdaya alamnya ya bukan rasis, beda banget," balas @hkushardanto.

Untuk diketahui, rencana kedatangan 500 TKA asal China ke Sulawesi Tenggara menuai banyak protes. Walau begitu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) tidak bisa menolak izin masuk TKA.

Hal tersebut dikarenakan masuknya TKA asal China ini tidak menyalahi aturan-aturan yang ada.

Pelaksana Tugas Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Aris Wahyudi, menyebutkan dasar argumennya terdapat pada Peraturan Menteri Hukum dan HAM 11/2020 pasal 3 ayat (1) huruf f.

Dalam pasal tersebut dijelaskan, orang asing yang akan bekerja pada proyek strategis nasional tidak dilarang masuk ke Indonesia.

Berdasarkan ketentuan pasal tersebut, maka 500 TKA China masuk dengan mulus ke Sulawesi Tenggara. Sebab ratusan TKA yang dipekerjakan di PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel akan menggarap proyek strategis nasional.

Sumber: suara.com 

Editor: suci.