Siantar, hetanews.com - DPC PDI Perjuangan Pematangsiantar menyalurkan sembako kepada 50 KK yang bermukim di sekitar pabrik STTC. Warga setempat mengaku belum pernah menerima bantuan dari pemerintah baik swasta selama pandemi Corona Virus Disease atau Covid 19.

Ketua DPC PDI Perjuangan, Timbul Marganda Lingga, menuturkan PDI Perjuangan harus hadir dalam situasi pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia, khususnya di Indonesia.

"Sesuai dengan arahan Ibu Ketua Umum, bahwa PDI Perjuangan harus hadir ditengah situasi Covid ini. Ini merupakan wujud konkret kita hadir untuk mengatasi masalah," ujar Timbul usai menyerahkan sembako kepada warga di sekitar Pabrik STT  di Jalan Bahagia, Kelurahan Naga Pitu, Siantar Timur, Jumat (1/5/2020).

Ketua DPRD Pematangsiantar ini mengajak warga untuk mengikuti protokoler kesehatan dari Pemerintah untuk memutus penyebaran Covid 19. 

"Sebisa mungkin tinggal di rumah, terapkan physical distancing, terapkan polah hidup sehat agar wabah ini segera berakhir," katanya, didampingi sejumlah Anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan.

Warga yang bermukim di Jalan Bahagia yang tak jauh dari Pabrik PT STTC mengaku belum pernah menerima bantuan dari pemerintah baik swasta selama pandemi virus Corona. 

Hal itu diungkapkan oleh seorang Ibu bernama Hotmina Bakkara. 

"Mau PKH atau sembako dari pemerintah belum pernah ku terima. Baru kali ini lah dapat sembako. Terimakasih lah buat yang ngasih bantuan, sehat sehat kita lanjut lah menang," ucapnya.

Senada dengan Hotmina, Taruliasi Tobing, Ibu satu anak yang selama ini berjuang melawan sakit usus buntu, mengakui banyak warga yang tak terdata sebagai penerima program PKH atau Bansos Jaring Pengaman Sosial dari Pemko Pematangsiantar. 

"Gak pernah di data. Selama ini saya gak pernah kerja keras lagi. Hanya bertenun lah karena sakit itu," imbuhnya

Situasi seperti itu, DPC PDI Perjuangan mengajak pihak swasta berempati kepada warga yang benar benar membutuhkan di situasi pandemi Covid 19. Apalagi warga  bermukim di Jalan Bahagia yang berdampingan dengan Pabrik STTC.

"Harapan kita, apalagi disini ada pabrik besar. Berempati jugalah kepada masyarakat sekitar yang terdampak Covid," ujar Timbul menambahkan.