HETANEWS.COM

PN Medan Bebaskan 3 Terdakwa Korupsi Proyek Taman Raja Batu

Ilustrasi palu hakim

Jakarta, hetanews.com - Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan membebaskan 3 terdakwa proyek pembangunan objek wisata Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS) Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut). Ketiga terdakwa itu adalah Plt Kepala Dinas PUPR Mandailing Natal Syahruddin dan dua Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Nazaruddin Sitorus dan Hj Linawaty.

Sebagaimana dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Medan, Rabu (29/4/2020), kasus bermula saat Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution mempunyai gagasan untuk membangun kawasan wisata pada 2016. Untuk menindaklanjuti gagasannya, Bupati memerintahkan kepada 3 Kepala Dinas (Kadis) yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman dan Dinas Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Mandailing Natal untuk secara bersama-sama merancang dan mewujudkan gagasan Bupati tersebut.

Kemudian Bupati bersama-sama dengan Syahruddin dan para Kepala Dinas lainnya di Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, meninjau lokasi yang akan dikerjakan. Yaitu di Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan. Tepatnya di kawasan Sempadan Sungai Batang Gadis dan Sempadan Aek Singolot (anak Sungai Batang Gadis) yang termasuk Daerah Aliran Sungai Batang Gadis.

Setelah itu, proyek dimasukkan ke dalam anggaran Dinas PUPR 2016-2017. Total nilai proyek mencapai Rp 5 miliar dengan nama objek wisata Taman Raja Batu dan Tapian Siri-siri Syariah (TSS).

Dalam proyek itu, aparat mengendus adanya dugaan korupsi. Syahruddin, Nazaruddin dan Linawaty kemudian dimintai pertanggungjawaban di muka hakim.

Pada 16 April 2020, jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Syahruddin dihukum 2 tahun penjara. Sedangkan Nazaruddin dan Linawaty selama 18 bulan penjara. Apa kata PN Medan?

"Mengadili. Menyatakan terdakwa Syahruddin, Nazaruddin Sitorus dan Hj Linawaty tidk terbukti melakukan tindak pidana korupsi serta membebaskan ketiga terdakwa dari segala tuntutan hukum," ujar majelis yang diketuai Mian Munthe dalam sidang pada Selasa (28/4) kemarin.

sumber: detik.com

Editor: Sella Simorangkir.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan