HETANEWS

Dirampok di Siantar, Uang Rp 75 Juta Milik PT Waskita Karya Raib dari Bangku Depan Mobil

Korban Nanda saat berada di ruang SPKT Polres Siantar dan mobil yang digembosi oleh para kawanan perampok. (fotp/res)

Siantar, hetanews.com - Modus perampokan dengan cara menggemboskan ban, terjadi lagi di kota Pematangsiantar. Dan kini, korbannya merupakan seorang pegawai staf PT Waskita Karya, perusahaan yang bergerak di bidang pembangunan jalan tol yang berkantor di Jalan Medan, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Akibatnya, uang sebesar Rp 75 juta yang baru saja ditarik korban Nanda (32) dari Bank BNI, raib dari dalam mobil Innova B 519 OM yang ditumpanginya, Kamis (23/4/2020).

Setelah kejadian tersebut, Nanda didampingi teman kerjanya, Roni, mendatangi Polres Siantar untuk membuat surat pengaduan. Sehingga petugas piket SPKT, langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan peristiwa perampokan dengan cara menggembosi ban mobil itu.

"Sudah kita terima laporannya dan anggota juga sudah turun ke TKP untuk melakukan penyelidikan. Jadi untuk sekarang, para pelaku masih dalam pencarian kita," ucap Iptu Rusdi Ahya.

Iptu Rusdi juga menyatakan, bahwa kejadian yang menimpa korban (Nanda), setelah korban dengan rekan kerjanya, baru saja megambil uang dari Bank BNI sebesar Rp 75 juta.

"Namun saat berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Asuhan, Kecamatan Siantar Timur, tepatnya di depan RM Panorama, ban belakang mobil sebelah kiri yang mereka tumpangi kempes, sehingga korban berhenti sejenak, di depan RM Panorama tersebut," ujarnya.

Mengetahui ban mobilnya kempes, kemudian korban dengan salah satu supir dari perusahaan tersebut, berjalan kembali dengan kondisi ban mobil yang masih kempes.

Tepat di dekat markas Mako Brimob Subden 2, akhirnya mereka (korban) menempelkan ban mobilnya.

"Hanya saja, sesaat setelah melakukan penempelan dan hendak pergi, ternyata tas berisi uang Rp 75 juta yang diletakkan di bangku depan telah raib. Dan uang yang baru saja korban ambil, merupakan uang perusahaan tempat korban bekerja," akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.