HETANEWS.COM

Rekonsiliasi Nasional, Alasan Prabowo Gabung Kabinet Jokowi

Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto bersiap menyampaikan pengarahan dalam peringatan HUT ke-12 Partai Gerindra di kantor DPP Partai Gerindra, Jakarta Selatan, Kamis (6/2/2020). Kegiatan yang dihadiri oleh para kader Partai Gerindra tersebut mengangkat tema Setia Bergerak untuk Indonesia Raya. Foto: ANTARA/SIGID KURNIAWAN

Jakarta, hetanews.com -Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa keinginan untuk rekonsiliasi nasional menjadi alasannya bergabung dalam kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Saya putuskan saat itu untuk mengambil langkah besar rekonsiliasi nasional dengan mengesampingkan kepentingan partai, perasaan pribadi dan segala sesuatu yang menjadi pikiran kita saat itu," ujar Prabowo dalam sebuah video yang dipublikasi lewat akun Twitter @Prabowo, Rabu (22/4/2020).

Prabowo mengatakan, keputusan itu diambil demi terciptanya kerukunan dan persatuan nasional usai bertarung dalam Pilpres 2019. Sebelum mengambil keputusan besar itu, Prabowo mengaku telah terlebih dulu berkomunikasi dengan kader Partai Gerindra.

Komunikasi dilakukan Prabowo, terutama dengan tokoh aktif dan pimpinan Partai Gerindra di daerah. Menurut Prabowo, di tengah hiruk-pikuk persaingan politik, tidak semestinya memposisikan lawan politik sebagai musuh.

Karena itu, ia tak ingin perpecahan di antara anak bangsa terjadi. "Apa pun yang terjadi tidak boleh ada perpecahan di antara bangsa kita. Saya tidak mau merupakan bagian dari perpecahan itu," kata mantan Danjen Kopassus dan Panglima Kostrad ini.

Prabowo menyatakan, persatuan bangsa tak sebanding dengan besarnya ongkos yang harus dibayar. "Betapapun sedihnya perasaan kita harus kuat, kesampingkan demi kepentingan besar," ucap dia.

Sumber: kompas.com

Editor: tom.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!