HETANEWS

Terbukti Kantongi Sabu, Ucok Diancam 4,6 Tahun Penjara

Terdakwa Ucok berada di Lapas, disidangkan secara online melalui vidcon. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com -  Edy Syahputra Simamora alias Ucok (48), warga Jalan Singosari, Kelurahan  Martoba, Kota Siantar, terbukti memiliki 0,38 gram sabu. Terdakwa dituntut 4,6 tahun penjara, denda Rp800 juta, subsider 6 bulan penjara oleh jaksa Weni Julianti Situmorang, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun yang digelar secara online, melalui video teleconfrens (Vidcon) , Selasa (21/4/2020).         

Menurut jaksa, terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, Parlin Saragih dkk, Senin, 4 Nopember 2019, lalu, pukul 18 00 WIB, di Huta I Nagori Kandangan, Kecamatan Pematang Bandar, Simalungun. Sore itu, terdakwa sedang berjalan kaki, lalu dicegat para saksi polisi, dan memerintahkan agar seluruh isi kantong baju dikeluarkan.         

Polisi menemukan  dari saku celana sebelah kiri terdakwa, satu paket sabu yang diakui terdakwa, dibeli seharga Rp 100 ribu dari Kampung Banjar Siantar. Terdakwa dipersalahkan, melanggar pasal 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika.            

Didampingi pengacara, Sintong Sihombing dari Posbakum PN Simalungun, secara lisan terdakwa memohon kepada hakim agar hukumannya diringankan. "Saya mohon hukuman saya diringankan yang mulia, saya menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi lagi,"kata terdakwa melalui vidcon dari Lapas.         

"Untuk pembacaan putusan, sidang ditunda seminggu,"kata ketua majelis hakim, Hendrawan Nainggolan, didampingi dua hakim anggota, Mince Ginting dan Rori Sormin.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.