HETANEWS.COM

Relasi Ma'ruf-SBY di Balik Nur Azizah Jadi Wasekjen Demokrat

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

Jakarta, hetanews.com - Posisi Siti Nur Azizah sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat disebut berkaitan dengan hubungan dekat antara ayahnya yang kini menjabat Wakil Presiden, Ma'ruf Amin, dengan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Ossy Dermawan mengatakan SBY dan Ma'ruf punya hubungan emosional karena pernah bekerja sama di Istana selama dua periode.

"Ya, mungkin juga tidak aneh karena Wapres Ma'ruf Amin kan juga pernah dua periode menjabat sebagai Wantimpresnya Bapak SBY, juga ada kan kedekatan emosional semacam itu," kata Ossy, Kamis (16/4).

SBY pernah menunjuk Ma'ruf sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2007. Ma'ruf menjabat hingga akhir masa jabatan SBY sebagai Presiden RI pada 2014.

Meski begitu, Ossy mengatakan Demokrat tidak memandang latar belakang Siti sebagai putri Wakil Presiden RI. Siti telah memenuhi kriteria yang ditentukan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Lebih lanjut, Ossy menampik jika penunjukan Siti sebagai petinggi Demokrat akan menimbulkan konflik kepentingan. Seperti diketahui, Demokrat memutuskan berada di luar pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
 

Relasi Ma'ruf-SBY di Balik Nur Azizah Jadi Wasekjen Demokrat
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kiri) didampingi istri Annisa Pohan (kiri), Edhie Baskoro Yudhoyono (kedua kanan) dan istri Siti Rubi Aliya Rajasa (kanan).

"Ini kan bukan Wapres yang masuk Demokrat, kan putri beliau. Anaknya punya hak individu untuk berpolitik melalui Partai Demokrat. Kalau conflict of interest ya mungkin sangat jauhlah," tuturnya.

Ossy juga tidak membenarkan bergabungnya Siti ke Demokrat lantaran ia merupakan salah satu kandidat terkuat Wali Kota Tangerang Selatan. Namun Ossy juga tidak menutup kemungkinan dukungan Demokrat terhadap Siti dalam pilkada.

"Tentunya dengan beliau sebagai Demokrat, beliau punya hak juga untuk maju dalanm pilkada sebagaimana kader-kader lain," ucap Ossy.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono telah mengumumkan kepengurusan DPP Demokrat periode 2020-2025 pada Rabu (15/4).

Merujuk dari susunan kepengurusan DPP Demokrat yang baru, Siti Nur Azizah dipercaya menjadi wasekjen bersama Andi Timo Pangerang, Putu Supadma Rudana, Renanda Bachtar, Ingrid Kansil, Muhammad Rifai Darus, Jansen Sitindaon, Imelda Sari, Irwan, serta Agust Jovan Latuconsina. Para wakil sekjen akan membantu Sekjen Teuku Rifky Harsya. 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!