Siantar, hetanews.com - Pembatasan tempat duduk penumpang pada angkutan umum dan kendaraan pribadi di Pematangsiantar belum dilakukan secara maksimal. Gugus tugas penanganan Covid 19 masih melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan masuk saja. 

Belum maksimalnya pembatasan tempat duduk itu diakui oleh Kadishub Esron Sinaga. Ia juga mengaku mengetahui adanya aturan  mengantisipasi penyebaran Covid 19, dengan menerapkan physical distancing di dalam kendaraan. 

"Oh sudah keluar Peraturan Menteri itu kan?,"ujar Esron Sinaga dikonfirmasi Selasa (14/4/2020) di Kantor Balaikota.

"Saya lihat sekarang para pengusaha Angkot AKDP sudah membuat, misalnya seat-nya itu 40, sudah dibuat 20. 50 persen dari kapasitas seat yang ada dalam angkutan itu," katanya.

Disinggung bila masih ada angkutan yang tidak menerapkan aturan tersebut, Esron mengatakan pihaknya akan selalu memantau. 

"Ini kan menyangkut bukan hanya sift nya. Pokoknya kita memantau lah. Kalau kita fokus di angkutan umum AKDP-AKAP dulu. Supaya teratur semua, nanti saya suruh Anggota saya mengecek semua," ungkapnya.

Disisi lain, kata Esron, ia menilai jumlah penumpang dalam angkutan sepi. "Ku tengok sekarang sudah kosong kosongnya jumlah penumpang," pungkasnya. 

Dishub, kata Esron, dalam mengantisipasi penyebaran Covid 19  tetap melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap kendaraan di pintu masuk kota Pematangsiantar, di satu titik Jalan Medan. 

"Sekarang kita fokus ke arah Perdagangan dulu. Nanti kita survey dimana tempatnya. Ada 3 pintu yang rawan. Termasuk di arah Tanah Jawa," kata Esron, menjawab konfirmasi penambahan posko perbatasan.