HETANEWS.COM

Kalapas Langsung Jemput Napi yang Dimassakan Warga karena Menjambret

Kapolsek Siantar Martoba saat menyerahkan Rencus, kepada Kalapas Porman Siregar, didampingi Humas, Hiras Silalahi untuk dibawa ke Siborongborong. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Narapidana yang sempat dimassakan warga karena melakukan penjambretan, langsung diambil Kalapas dari Polsek Siantar Martoba, Selasa (13/4/2020). Kalapas merasa kesal dengan napi tersebut, bernama Rencus Anju Pardede yang baru seminggu dikeluarkan dari Lapatar (Lembaga Pemasyarakatan Siantar).

"Kita langsung ambil napi itu dan kita kirim ke Lapas Klas II Siborongborong. Semua hak asimilasinya kita cabut dan menunggu perkaranya ini disidangkan, maka pelaku langsung dikirim ke Siborongborong, “jelas Kalapas, melalui Humas Hiras Silalahi, ketika ditanya wartawan, Rabu (14/4/2020) di kantornya.

Pihak Lapas akan bertindak tegas kepada para napi yang baru dikeluarkan dan melakukan perbuatan yang meresahkan masyarakat. Sanksinya, selain dicabut hak asimilasinya, maka si napi akan dikurung dalam sel karantina khusus, tegas Hiras.

Baca juga: Dua Orang Jambret Babak Belur Diamuk Massa di Siantar, Salah Satunya Napi Dapat Asimilasi

Pihak Lapas juga menegaskan, jika di lingkungan warga atau masyarakat, ada narapidana yang baru dikeluarkan, karena mendapatkan hak asimilasi, tapi meresahkan, maka dapat mengadukannya kepada kepala desa/aparat untuk diinformasikan kepada pihaknya. Maka kami akan segera menjemput napi tersebut, ungkapnya.

Bukan hanya melakukan tindak pidana saja, jika meresahkan, juga dapat dilaporkan untuk langsung ditangkap karena tidak menunjukkan perilaku baik. Meski sudah keluar, karena mendapatkan hak asimilasi, para napi tersebut belum mendapatkan surat pembebasan, tegasnya.

Surat pembebasan akan diterima setelah hukuman yang dijalaninya sudah 2/3 bukan setengah. Seperti Rencus Anju Pardede ini yang merupakan warga jalan DI Panjaitan Gang Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan, dia harus menjalani sisa hukumannya, tanpa ada pengurangan dan menunggu hukuman yang akan datang, kata Hiras.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan