Langkat, hetanews.com - Aparat Reskrim Polsek Stabat Kabupaten Langkat menangkap pelaku pencurian berkali-kali yang sangat meresahkan warga di Kecamatan Wampu dan Kecatan Stabat beritial AL alias Aldo warga Dusun Pasar Desa Stabat Lama Kecamatan Wampu.

Hal itu disampaikan Kapolsek Stabat AKP B Girsang melalui Kanit Reskrim Iptu Andri GT Siregar SH, di Stabat, Rabu.

Seperti pencurian sepeda motor (curanmor) di Dusun Kedondong Tengah Desa Jentera Kecamatan Wampu, Rabu (25/3) sekitar pukul 22.00 WIB.

Dari tersangka AL alias Aldo ini diamankan satu unit sepeda motor honda supra X warna hitam BK 5873 LU, dua anak kunci yang sudah di modifikasi, satu kunci cabang tiga.

Pencurian sepeda motor dilakukan tersangka ini bersama temannya M Fadli als Fadli sedangkan Aldo dan Riki langsug melarikan diri.

Kemudian pelaku M Fadli ditangkap dan kini kita ringkus AL alias Aldo dirumahnya.

Polisi juga mengembangkan kasusnya dimana tersangka ini juga melakukan pencurian handphone 21 November 2019 yang lalu dengan korbannya Andriana Distia warga Dusun Karya Desa Paya Bedi Kecamatan Rantau Kabupaten Aceh Tamiang kerugian Rp 3 Juta.

Lalu, pelaku ini juga melarikan sepeda motor berdasarkan laporan Reza Prayoga Ginting warga Dusun Sidorejo Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat, katanya. Saat itu berada di Jalan AMPI Kelurahan Stabat Baru Kecamatan Stabat datang ke rumah temannya mengendarai sepeda motor honda scoopy BK 3687 PAR.

Saat itulah datang Aldo yang kemudian meminjam sepeda motor milik pelapor dengan berkata "Ja ada kunci kereta Ginting?" lalu Praja menjawab ini dia sambil memberikan kunci kepada Aldo.

Kemudian ketika Aldo hendak pergi, sempat dihalangi oleh pelapor namun Aldo tetap pergi dengan alasan untuk mengambil uang.

Sementara itu warga Desa Stabat Lama dan Desa Jentera Stabat Kecamatan Wampu yang diwakili Heru Ramadhani mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian karena pelaku berhasil diringkus aparat.

"Selama ini masyarakat sangat resah atas perbuatan tersangka ini diduga tersangka tidak bertindak sendiri untuk itu diharapkan aparat dapat mengembangkan kasusnya," ujarnya.

Sumber: antaranews.com