HETANEWS.COM

Gak Kapok-kapok Jual Togel, Justan Nainggolan Dituntut 8 Bulan Bui

Justan Nainggolan mendengarkan tuntutan dari jaksa. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Justan Nainggolan (54), warga Huta Pardamoun Nauli, Kecamatan Bandar, dituntut jaksa Firmansyah SH, 8 bulan penjara. Ancaman hukuman itu, dibacakan jaksa dalam persidangan, Rabu (15/4/2020), melalui sidang online menggunakan sarana vidcon.

Menurut jaksa, terdakwa telah telah terbukti bersalah melakukan tindakan pidana melanggar pasal 303 ayat (1) ke-1 KUHPidana jo Pasal 2 UURI No. 07 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian.

Terdakwa ditangkap, pada Selasa, 21 Januari 2020 lalu, sekira pukul 21.00 WIB, di warung tuak milik Japaya Sitohang, di kampungnya. Saksi Lasang Sinaga, Candra K Sihotang dan Edy Sastria, melakukan penangkapan berdasarkan informasi yang diterima dari warga.

Petugas menyita barang bukti uang tunai Rp105 ribu, dalam praktek permainan judi Hongkong yang dilakukan terdakwa bersama Siregar (DPO). Dalam melakukan permainan judi togel Hongkong tersebut, para pembeli/pemasang, dapat langsung menemui terdakwa, di warung ataupun melalui SMS.

Lalu hasil rekapannya, dikirimkan ke nomor Hp marga Siregar. Terdakwa juga mengakui, tidak memiliki ijin dalam melakukan permainan judi di muka umum itu. Permianan judi tersebut, bersifat untung-untungan dan terdakwa mendapatkan upah 25 persen dari omzet penjualan judi Hongkong.

"Kau gak menyesal, gak merasa bersalah kan,"kata ketua majelis hakim Roziyanti. Karena kau sudah pernah dihukum. Berapa bulan kamu dihukum dulu?, tanya hakim.

"Benar yang mulia, 10 bulan,"kata terdakwa. Ternyata terdakwa merupakan residivis dalam kasus yang sama, dan dulu divonis 10 bulan penjara.

Penulis: ay. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan