HETANEWS.COM

Hasil Swab, Dua Warga Simalungun Positif Terjangkit Corona, 10 PDP Lagi Masih Menunggu

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Simalungun, JR Saragih saat memberikan penjelasan kepada wartawan terkait hasil pemeriksaan swab PDP. (foto/hen)

Simalungun, hetanews.com - Enam dari 20 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) positif Covid 19 dari hasil rapid test, hasil pemeriksaan ulangnya akan segera dikirimkan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Simalungun ke Kementerian Kesehatan, di Jakarta untuk diperiksa swab.

Sebelumnya dari 4 PDP positif, hasil pemeriksaan rapid test, dua sudah keluar hasil swabnya, dan keduanya dinyatakan positif corona dan dua lagi negatif.

Selain itu, kata Akmal, 10 lagi hasil pemeriksaan PDP di Simalungun yang sudah dikirimkan ke Jakarta, masih menunggu hasil swab.

Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Simalungun, JR Saragih, melalui humas, Akmal H Siregar, kepada wartawan, Selasa (14/4/2020) malam mengatakan, terkait adanya penyampaian informasi sebelumnya yang menyatakan, tiga warga Rambung Merah, Kecamatan Siantar, yang positif Covid 19, hasil pemeriksaan rapid test dan saat ini dirawat di RSUD Perdagangan, ternyata tidak ada hubungannya dengan keluarga pasien yang meninggal di RSU Vita Insani Pematangsiantar, dengan gejala Covid 19.

"Ketua Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19, yang juga Bupati Simalungun, JR Saragih sudah menugaskan Kepala Dinas Kesehatan, Lidya Saragih, Kepala Bappeda Lurinim Purba dan saya sendiri, Akmal Siregar, selaku humas tim untuk menyampaikan permohonan maaf, kepada keluarga almarhum," ujar Akmal.

Akmal menambahkan, kekeliruan informasi yang disampaikan kepada publik, melalui media, disebabkan adanya kekeliruan data terkait nama yang ada kemiripan dengan keluarga pasien yang meninggal di RSU Vita Insani Pematangsiantar, dengan gejala Covid 19 yang disampaikan Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19 kecamatan ke tim gugus kabupaten.

"Pihak keluarga sudah menerima permintaan maaf Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid 19, dan meminta kekeliruan yang sempat disampaikan ke publik diluruskan. Sehingga kami tekankan kepada publik, bahwa tiga pasien PDP yang hasil pemeriksaan rapid test positif Covid 19 ,asal Rambung Merah, Kecamatan Siantar, tidak ada hubungannya dengan keluarga bapak Rinaldi, atau almarhum istrinya yang meninggal dunia di RS Vita Insani dengan gejala corono. Dan masyarakat diminta tidak mengucilkan warga Rambung Merah, dan keluarga pak Rinaldi,"ujar Akmal.

Penulis: hen. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!