HETANEWS.COM

Esron Enggan Komentari Dugaan Penyelewengan DBH Jukir

Kadishub Pematangsiantar Esron Sinaga.

Siantar, hetanews.com - Laporan dugaan penyelewengan Dana Bagi Hasil [DBH] Juru Parkir yang menyeret nama Kadishub Pematangsiantar, Esron Sinaga, sempat mengemuka. Saat diwawancarai Esron enggan mengomentari itu. Esron juga membantah akan melapor balik. 

"Orang itu lah melapor. Saya gak ada [Diperiksa Polisi]," bantah Esron Sinaga, ditemui di kompleks Balaikota Pematangsiantar, Selasa (14/4/2020).

"Orang itu punya fakta untuk melapor," sambung Esron, saat menjawab pertanyaan jika yang melaporkan dirinya itu ialah LSM Leppansi. 

Disinggung mengenai rumor yang mengatakan bahwa dirinya akan melaporkan balik LSM tersebut, Esron Sinaga langsung membantah. "Ngapain ku adukan itu, untuk apa. Gak ada. Ngapain ku adukan itu,"tegasnya.

Baca juga: Dugaan Penyelewengan Dana Bagi Hasil Jukir Diselidiki Polisi

Meski demikian, Esron ragu mengakui bahwa dirinya telah dilaporkan Leppansi ke Polda Sumut atas dugaan penyelewengan DBH Juru Parkir [Jukir] di Pematangsiantar. "[Itu] katanya. Kalau saya gak pernah dendam sama orang. Itu menjadi koreksi lah. Bisa menjadi lebih baik kedepannya," katanya.

Ketua DPP Lembaga Pengawasan dan Pembrantasan Korupsi [Leppansi] Marganda Napitu, dikonfirmasi membenarkan adanya laporan pihaknya terkait DBH Jukir ke Polda Sumut. "Iya benar, kita laporkan ke Polda Sumut," kata Marganda, dihubungi Selasa malam.

Marganda mengakui, dalam laporan tersebut beberapa orang Jukir sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Demikian juga dengan nama nama Pejabat di Dinas Perhubungan Pematangsiantar. "Karena pandemi virus corona ini, jadi kita belum tahu kelanjutannya," kata Marganda.

Baca juga: Polisi Datangi Kantor Dishub Siantar, Moslen: Mana Tau Kami

Penulis: gee. Editor: edo.