Siantar, hetanews.com - Dua orang jambret babak belur dihajar warga, di Jalan SM Raja, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar, tepatnya di Simpang Jalan Teratai, Senin (13/4/2020), sekira pukul 13.30 WIB.

Kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya tersebut, telah dibawa ke Polsek Siantar Martoba untuk menghindari amukan warga yang emosi melihat keduanya, di tempat kejadian perkara (TKP).

Bahkan amatan awak media ini, warga yang tengah kesal atas perbuatan kedua pelaku, meminta agar keduanya dibakar.

"Dibakar saja dia pak, gak perlu orang kayak gini hidup," teriak warga, di depan petugas kepolisian dan TNI saat berada di TKP.

Di tempat terpisah, salah satu pelaku, bernama Renaldi Marpaung (31), saat berada di Polsek Siantar Martoba mengatakan, dirinya baru saja keluar dari penjara seminggu yang lalu.

"Baru keluar aku bang dari penjara, karena kemaren dapet asimilasi dari Lapas bang. Kemaren aku tersangkut kasus 363, karena membobol warung dekat rumah dengan mencuri HP dan dihukum 2 tahun penjara," ucap Renaldi Marpaung, dengan tangan diborgol, bersama temannya, bernama Zaya Siahaan, saat berada di Polsek Siantar Martoba.

Saat ditanya dari mana kedua pelaku menjambret, Renaldi mengaku dari Universitas Simalungun (USI).

"Dari USI tadi kami menjambret bang, terus lari menggunakan sepeda motor honda beat,"akhir warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Aek Nauli, Kecamatan Siantar Selatan ini.