HETANEWS.COM

Covid-19, Aktivitas Petani Belum Terganggu

Ketua HKTI Deli Serdang, Erwin Ramadhani

Lubuk pakam, hetanews.com - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Deli Serdang, Erwin Ramadani, memastikan aktivitas petani dalam bercocok tanam belum terganggu dengan merebaknya wabah virus corona (Covid-19).

Menurutnya petani beraktivitas di ruang terbuka yang tidak bersinggungan dengan kerumunan atau keramaian.

"Petani sampai hari ini mungkin yang tidak terkendala. Teman-teman petani tetap melakukan aktivitasnya karena tidak bersinggungan dengan banyak orang," terang Erwin kepada Analisadaily.com, Sabtu (11/4).

Salah satu faktor melemahnya perekonomian masyarakat sebagai dampak wabah Covid-19 disebabkan adanya imbauan pemerintah untuk menghindari keramaian dan menjaga jarak (social distance) agar tidak bersinggungan langsung secara fisik.

Kebijakan tersebut bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 melalui kontak fisik langsung yang paling cepat proses penularannya.

Namun untuk petani yang bekerja di persawahan maupun ladang produksi, mereka bekerja tidak secara berkumpul dan menjaga jarak dari kontak fisik sehingga masih aman untuk beraktivitas dan masih sesuai dengan imbauan pemerintah.

Erwin menyebut sejauh ini petani gabah juga belum mengalami kendala. Untuk musim tanam yang akan dimulai April ini petani masih aman untuk turun tanam karena persediaan pupuk dan obat-obatan juga masih tersedia.

Meski demikian, Erwin belum mengetahui dan belum bisa memastikan dampak sebulan ke depan bagi para petani dengan kondisi masih belum pulihnya situasi akibat pandemi virus Covid-19 yang setiap waktu bisa berubah.

"Kalau sekarang sepertinya masih aman. Tapi kita gak tahu ke depan dengan situasi masih belum pulihnya kita dari ancaman virus Corona ini," ucapnya.

Pasalnya, meski petani masih aman untuk bekerja dan mengolah lahannya, dampak dari sektor lain bisa memicu keadaan seperti turunnya daya beli masyarakat yang menyebabkan harga jual anjlok.

Potensi ancaman ini untuk jenis tanaman pertanian konsumtif seperti, cabai, bawang dan lainnya, serta komoditas ekspor yang areal pertaniannya di atas 1 hektar. Namun untuk areal yang tidak luas, atau petani kecil, diprediksi masih belum berpengaruh.

"Pastinya dengan kondisi hari ini, daya beli masyarakat menurun drastis," ungkapnya.

Erwin juga memahami intervensi pemerintah dalam menjamin keberlanjutan petani tidak bisa fokus mengingat semua sektor harus diatasi dan masih akan terasa sulit. Konsentrasi pemerintah tentu harus mengakomidr semua sektor termasuk langkah-langkan konsumtif seperti, membantu sembako bagi masayarakaat terdampak.

HKTI Deli Serdang, sambungnya, tetap berupaya membeli harga gabah dari petani dengan harga standar dan menjualnya dengan harga rendah sebagai salah satu bentuk jaminan agar pendapatan petani tetap stabil dan daya beli masyarakat terjangkau.

Sumber: analisadaily.com 

Editor: Suci Damanik.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan