HETANEWS

Kurir Sabu Pekan Dolmas Diringkus Sat Narkoba Polres Sergai

Tersangka yang diringkus Polisi.

Sergai, hetanews.com - AY alias Amat (35) yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) selama dua bulan, warga Lingkungan VII, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul (Dilmas), Sergai, behasil ditangkap Team Satnarkoba Polres Sergai, di rumahnya , saat baru sarapan pagi, Rabu (8/4/2020), sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang SH, M.Hum dalam keterangannya, kepada awak media, Kamis (9/4/2020) siang tadi, mengatakan, penangkapan tersangka Ahmad Yadi alias Amat, atas tertangkapnya seorang pengedar sabu, atas nama Budi Sulaiman alias Kifli (27), yang terlebih dahulu ditangkap oleh Personil Sat Narkoba, pada 15 Pebruari 2020 lalu, sekira pukul 02:00 WIB, tepatnya di perumahan Permata Lingkungan VII, Kampung Padang, Kelurahan Pekan Dolmas, Kecamatan Dolok Masihul.

Penangkapan tersangka Kifli, berkat informasi dari masyarakat, dalam kegiatan dalam transaksi narkoba sabu yang sudah meresahkan warga sekitar.

Hasil penangkapan tersangka Kifli, ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram. Dimana dari pengakuan tersangka Kifli, dia mendapatkan sabu dari tersangka Amat.

Kemudian dilakukan penggerebekan di rumah tersangka Amat, namun tersangka keburu kabur dan dilakukan penggeledahan, dengan disaksikan aparat desa dan akhirnya ditemukan barang bukti.

Polisi menyita 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram, dari dalam rumah Amat, sehingga tersangka Amat diterbitkan status dalam pencarian orang (DPO).

Mungkin karena sudah merasa aman, kurang lebih dua bulan dalam pelarian dan tersangka Amat kembali ke rumahnya, akhirnya tersangka Amat, berhasil ditangkap pada hari Rabu (8/4/2020) lalu, sekira pukul 10:00 WIB.

Hasil pengakuan bapak dua anak tersebut, memperoleh sabu dari seorang bandar berinisial W, di Dolok Masihul dan langsung dilakukan pengejaran terhadap W. Namun W sudah melarikan diri.

 Bahkan dirinya mengakui, setelah Kifli tertangkap, dia merasa takut dan melarikan diri ke Martebing ke rumah wawaknya.

Atas perbuatannya, tersangka Amat, dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Yo 132 UU RI No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, jelas  Kapolres .

Penulis: sutrisno. Editor: gun.