HETANEWS

Pariwisata Sepi: Karyawan Hotel di Pesisir Danau Toba Dirumahkan

Hotel di pinggiran Danau Toba Parapat Kabupaten Simalungun, Selasa 17 Agustus 2017.

Siantar, hetanews.com - Bisnis perhotelan di Siantar-Simalungun terganggu akibat pandemi virus Corona atau Covid 19. Lumpuhnya bisnis pariwisata itu membuat pihak perhotelan merumahkan ratusan karyawan. 

Laporan yang diterima UPT Dinas Tenaga Kerjaan Sumut, ratusan karyawan yang dirumahkan itu dari beberapa Hotel di Siantar-Simalungun.

"Laporan yang kita terima, karyawan hotel yang paling banyak dirumahkan," kata Kepala UPT Dinas tenaga Kerja, Bangun Hutagalung, ditemui di kantornya di Pematangsiantar, Rabu (8/4/2020).

Menurut Bangun, sebagian pihak Hotel membuat kebijakan cuti tanpa gaji atau unpayleave kepada karyawan. Selain dirumahkan, Pihak Hotel ada yang merumahkan separuh dari jumlah karyawan dan mempekerjakan separuhnya. 

"Sebagian Karyawan Hotel dirumahkan tanpa gaji. Ada sebagian pihak Hotel tetap menggaji karyawannya meski dirumahkan," ungkapnya.

Adapun jumlah karyawan yang paling banyak dirumahkan adalah karyawan perhotelan di pesisir Danau Toba Parapat, Kabupaten Simalungun. 

Diantaranya, Hotel Inna: 92 Orang, Niagara Hotel: 154 Orang, Hotel Danau Toba: 72 orang, Hotel Sapadia Parapat: 15 Orang, Hotel Sedayu: 17 orang. 

Sementara Hotel di Pematangsiantar yang sudah melaporkan karyawannya ialah Hotel Sapadia: 49 Orang, Hotel Horison: 47 Orang dan Siantar Hotel. 

"Itu masih karyawan Hotel yang besar. Belum lagi karyawan hotel yang kecil seperti penginapan,"katanya. "Kalau untuk karyawan di Siantar Hotel melapor ke Dinas Tenaga Kerja Pematangsiantar," ucap Bangun menambahkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Pematangsiantar, Lukas Barus membenarkan hal tersebut. Dari karyawan pabrik atau perusahaan di Pematangsiantar, jumlah Karyawan Hotel  paling banyak dirumahkan.

"Untuk saat ini karyawan perhotelan yang paling banyak dirumahkan. Kalau perusahaan belum," ujar Barus, ditemui Selasa Sore.

Baca juga: Perusahaan Hiburan Tutup, Karyawan Dirumahkan Tanpa Konpensasi

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.