HETANEWS

Terbukti Sebagai Kurir Sabu, Hakim Naikkan Vonis Aldi Jadi 5,6 Tahun Penjara

Pembacaan vonis hakim secara online kepada Aldi, kurir sabu. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim, Roziyanti, Aries Ginting dan Mince Ginting, dalam pertimbangannya membuat putusan, tidak sependapat dengan jaksa dan juga pengacara terdakwa.

Sebelumnya, jaksa menuntut Aldi Hamonangan Siregar als Aldi (19), warga jalan H Ulakma Sinaga, Desa Rambung Merah, sebagai pemilik sabu dan dipersalahkan dengan pasal 112 (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Sedangkan pengacara menyebutkan, jika terdakwa adalah pengguna dan meminta hakim agar menjeratnya dengan pasal 127 (1) menggunakan narkotika bagi diri sendiri.

Menurut hakim, Aldi  telah terbukti menjadi perantara dalam jual beli narkotika atau kurir, dan menyatakan terdakwa bersalah, melanggar pasal 114 (1) UU No.35/2009 tentang narkotika. Maka vonisnya dinaikkan menjadi 5,6 tahun penjara, denda Rp1 milyar, subsider 6 bulan penjara.

Sebelumnya, Aldi dituntut jaksa Sanggam Siagian dengan pidana penjara selama 4,6 tahun penjara, denda 800 juta, subsider 6 bulan penjara. Putusan tersebut, dibacakan hakim Aries Ginting, Rabu (8/4/2020) yang digelar secara online.

Faktanya, terdakwa disuruh temannya, bernama Madi (DPO) untuk dibelikan sabu. Sebagai upahnya, terdakwa dikasih uang rokok.  Madi bersama seseorang yang tidak terdakwa kenal dan memberikan uang Rp100 ribu untuk membeli sabu, lalu memberi uang rokok Rp15 ribu kepada terdakwa sebagai upahnya.       

Terdakwa membeli Sabu dari Ali (DPO), di jalan Karyawan Rambung Merah, pada Rabu, 2 Oktober 2019, lalu. Usai menerima sabu dari Ali, terdakwa menemui Madi, di salah satu warung dan melihat Madi sudah menunggunya.

Ketika Aldi akan menyerahkan sabu tersebut, Madi malah menolaknya dan berkata "kok sama ku kau kasih, sama itulah,"katanya sambil menunjuk ke arah seorang laki - laki yang tidak dikenal terdakwa yang nyatanya polisi dan langsung ditangkap oleh saksi Sandro Purba (anggota Satres Narkoba Polres Simalungun).

Sedangkan Madi dan temannya melarikan diri. Terdakwa bersama barang bukti,sepaket sabu diamankan ke Polres. Hakim memberikan hak yang sama kepada terdakwa dan pengacaranya, juga jaksa untuk pikir - pikir selama 7 hari, apakah menerima ataupun mengajukan banding atas vonis tersebut.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.