HETANEWS

Baru Dibebaskan dari Penjara, Pria di Bali Ditangkap karena Terima Ganja 2 Kg

Ilustrasi tahanan.

Bali, hetanews.com - Seorang pria bernama Ikhlas alias Iqbal (29) bersama seorang temannya bernama Bayu Tama Pangestu (24), ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, pada Selasa (7/4). Keduanya ditangkap karena kedapatan menerima paket ganja seberat 2 kg dari Riau.

Padahal, Ikhlas baru saja dibebaskan dari Lapas Kerobokan, Bali, demi mencegah corona di penjara dengan program asimilasi pada 2 April. Sebelumnya, Ikhlas dibui karena kasus pencurian.

"Atas nama Ikhlas keluar tanggal 2 April dari lapas Kerobokan karena asimilasi. Si Bayu bebas dari Lapas Narkotika Bangli 29 Oktober 2019 lalu. Bayu menjalani pidana 2 tahun 8 bulan tanpa denda," kata Humas Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma, saat dihubungi, Rabu (8/4).

Plt Kabid Brantas BNNP Bali, AKP Agung Adnyana, mengatakan, keduanya ditangkap saat mengambil paket berisi ganja di sebuah kantor jasa ekspedisi. Penangkapan ini berawal informasi dari BNNP Riau.

BNNP Bali menerima informasi adanya dua paket diduga ganja dikirim seseorang dengan penerima paket berada kawasan Denpasar, Bali. Kemudian tim melakukan profiling kepada penerima paket karena alamat penerima paket palsu.

Saat petugas ekspedisi mengantarkan paket ke rumah yang diduga penerima paket, petugas tak mendapatkan respons dari penerima. Petugas ekspedisi kembali ke kantor dan menghubungi penerima melalui nomor telepon yang disertakan di paket.

"Sekitar Pukul 11.00 WITA, ada 2 orang mendatangi kantor ekspedisi dan menanyakan paket sesuai no resi yang sudah dipantau BNNP," kata Agung.

Saat keluar dari kantor ekspedisi keduanya langsung ditangkap BNNP Bali. Kedua dibawa ke kantor BNNP menjalani pemeriksaan. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Atau Pasal 111 Ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.