HETANEWS

Tenaga Medis di Surabaya Terpisah Jarak dengan Istri yang Hamil di Tengah Corona

Ilustrasi pernikahan di Arab

Surabaya, hetanews.com - Lukman (28), seorang psikolog di Malang yang bekerja di Puskesmas di Surabaya harus menjalani pernikahan jarak jauh dengan istrinya. Ia memilih memulangkan istrinya ke kampung halamannya di Banyuwangi. Sebab, ia ingin menjaga kesehatan istri yang sedang hamil di tengah pandemi COVID-19.

"Sungguh berat dalam hati. Tapi, saya tidak bisa meninggalkan pekerjaan saya, karena banyak orang yang membutuhkan, rekan tenaga medis membutuhkan bantuan," ujar Lukman dalam keterangan tertulis kepada kumparan, Rabu (8/4).

Setiap harinya, Lukman melakukan perjalanan pulang-pergi Malang-Surabaya menggunakan bus. Karena lewat jalan tol, perjalanan itu bisa ditempuh dalam satu setengah jam.

Sementara itu, istrinya bekerja di kampus negeri di Malang. Karena kebijakan belajar #DiRumahAja, semua kegiatan di kampus diliburkan.

"Awal Maret telah terkonfirmasi pasien pertama positif COVID-19 di Indonesia. Saya tidak terlalu khawatir karena hanya 2 orang dan di Jakarta, selang beberapa hari jumlah pasien positif semakin banyak, saya mulai khawatir ketika pergi bekerja," tambahnya.

Ia pun mulai menjaga diri ketika naik transportasi bus. Ia berusaha tidak memegang apa pun di bus. Sesampai rumah, ia langsung cuci tangan. Lalu ia mandi dengan air hangat.

Selain risiko penularan dalam perjalanan, Lukman menambahkan, ia khawatir membahayakan istrinya karena setiap hari ia berhadapan dengan pasien di Puskesmas.

Karena kondisi tersebut, pasangan yang baru menikah 8 bulan tersebut memutuskan untuk menjalani long distance marriage Surabaya-Banyuwangi. Jarak kedua kota ini sekitar 310 kilometer atau bisa ditempuh dalam 6 jam perjalanan darat.

"Akhirnya saya memutuskan untuk mengamankan istri saya di kampung di Banyuwangi, dan saya menetap di Surabaya," tegasnya.

Untuk mengobati rasa rindu dan menjalin komunikasi, Lukman dan istrinya melakukan video call setiap harinya.

"Dia (istri) selalu memberi semangat, dan kabarnya sekarang janinnya sudah mulai nendang-nendang," tutupnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.