HETANEWS.COM

Gara-gara Hilangkan Gerenda, Pekerja Tukang Las Dikeroyok Satu Keluarga

Korban menggunakan baju berwarna putih saat keluar dari ruang penyidik Sat Reskrim Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Daniel Lumbangtobing (33), dikeroyok satu keluarga yang merupakan tetangganya, di Jalan Talur Madear, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar, Senin (6/4/2020) lalu, sekira pukul 21.00 WIB.

Daniel dikeroyok lantaran mesin gerenda yang dipinjamnya dari tempat kerjanya, sebagai tukang las, hilang.

Akibat pengeroyokan tersebut, Daniel mengalami lebam dikelopak mata sebelah kiri, akibat terkena pukulan, serta leher dan tangan penuh luka goresan, lantaran dipukul dengan menggunakan kayu batang ubi.

Tidak terima dianiaya, korban memutuskan membuat laporan pengaduan ke Polres Siantar, sekitar pukul 22.30 WIB.

Dan setelah laporan diterima, petugas langsung turun ke tempat kejadian perkara (TKP) dan berhasil mengamankan 4 orang pelaku.

"Sudah kita amankan ke empat pelaku pengeroyokan, dan mereka semua ini adalah satu keluarga. Setelah didata, kita mengetahui nama-nama mereka, yakni, Nur Ainun Harahap (45), Andre Zulfahmi Pulungan (25), Romi Farel Falewi Pulungan (19), dan Hiyo Duha Alfatwa Pulungan (15), tinggal di Jalan Talun Madear, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba," ucap Kasat Reskrim, Iptu Nur Istiono saat berada di depan ruangannya, Selasa (7/4/2020), sekira pukul 13.30 WIB.

Kejadian itu, diterangkan korban, yang mana tiga hari yang lalu, Daniel meminjam mesin gerenda dari tetangganya untuk mengerjakan proyek pemasangan kanopi rumah, di daerah Siantar Marihat.

"Karena setiap aku mau pulang, mesin gerendanya selalu ku tinggal, di dalam gudang rumah yang ku kerjain bang, tapi malah hilang bang," ucap Daniel, saat berada di ruang Jatanras Polres Siantar.

Karena gerenda yang dipinjam Daniel tak kunjung dikembalikan, akhirnya Ainun Harahap, mendatangi Daniel kerumahnya dan marah-marah kepadanya.

"Sudah ku bilangnya sama kakak itu, kalau mesin gerendanya hilang, tapi kakak itu tetap marah-marah. Uda ku bilang juganya, kalau gerendanya nanti ku ganti, tapi malah aku ditampar sama kakak itu," ujarnya.

Setelah ditampar sama kakak itu, terus aku langsung dikeroyok sama si Andre Zulfahmi dan Hiyo Duda Alfatwa yang memukuli wajahku pakai tangan. Sedangkan si Romi Farel Falewi, memukul kepalaku pakai batang ubi sampai luka koyak, ujarnya mengisahkan.

Penulis: res. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan