HETANEWS.COM

ODP di Garut Diminta Tak Berhubungan Seks Demi Cegah Penularan Corona

Garut, hetanews.com - Ketua Tim Penanganan virus corona atau COVID-19 RSUD Slamet Garut, Een Suryani meminta agar orang dalam pemantauan (ODP) terkait corona tidak melakukan hubungan badan dengan pasangannya hingga benar-benar dinyatakan negatif. Setidaknya selama 14 hari usai dikarantina secara mandiri.

“Artinya mereka harus melakukan sosial dan physical distancing. Perilaku tersebut juga di antaranya adalah dengan tidak melakukan hubungan badan dengan pasangannya,” ujar Een, Selasa (7/4).

Jika memaksakan melakukan hubungan badan, menurut Een, bukan tidak mungkin kemudian pasangannya akan terpapar COVID-19 meski keduanya menggunakan masker saat berhubungan badan.

Een bahkan mencontohkan, seorang tenaga medis saja bisa tertular COVID-19 meski menggunakan APD lengkap. "Apalagi ini, yang berhubungan badan dan hanya menggunakan masker," ujar dia.

Oleh karena itu, Een mengimbau kepada seluruh orang yang berstatus ODP dan baru datang dari zona merah untuk tidak lebih dulu melakukan hubungan badan. Lebih baik melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan dengan tetap melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Een menganggap idealnya mereka yang berstatus ODP dan baru datang dari zona merah tinggal dan diam di ruangan sendiri dan tidak melakukan interaksi dengan banyak orang sehingga bisa memutus rantai penyebaran COVID-19.

Sumber: suara.com 

Editor: suci.