HETANEWS

Di Medan, Sudah 2 Pasien Corona Dinyatakan Sembuh

Paramedis menangani pasien terinfeksi virus "corona". Foto: AFP / Alberto Pizzoli

Medan, hetanews.com - Satu lagi pasien positif corona (Covid-19) dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik Medan. Dengan demikian, sudah dua pasien Covid -19 yang sembuh.

Pasien kedua yang dilaporkan sembuh itu adalah Kurniawan Ory. Orang bersangkutan sebelum dinyatakan positif corona, sehari-harinya bertugas sebagai ajudan Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah. Kurniawan langsung mengumumkan kesembuhannya.

"Allhamdulillah puji beserta syukur saya panjatkan kepada Allah, karena saya telah diberikan kesehatan dan kesembuhan dari penyakit Covid-19 atau corona,” tulis Kurniawan Ory dalam akun instagram pribadinya, Senin (6/4/2020).

Kurniawan juga tidak lupa mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak medis yang telah berjuang untuk kesembuhannya dari virus Covid-19 tersebut. Ia juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada keluarga dan kolega yang memberikan dukungan.

Koordinator Penanganan Covid-19, RSUP Haji Adam Malik, Ade Rahmaini menyampaikan, pihak medis sudah dua kali melakukan pemeriksaan swab dengan menggunakan metode PCR. Hasil pemeriksaan keduanya dinyatakan negatif.

"Setelah melalui pemeriksaan sebanyak dua kali dan hasilnya negatif maka Kurniawan Ory diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya. Namun, orang bersangkutan harus mengisolasi diri secara mandiri selama 14 hari," jelasnya.

Sebelumnya, seorang dokter yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) dinyatakan sembuh setelah beberapa hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Dokter yang dinyatakan sembuh itu bernama Maliana. Pasien ini sudah diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya untuk masa pemulihan. Namun, orang bersangkutan diminta untuk tetap menjaga kesehatannya. Kesembuhan ini membuka kabar gembira buat masyarakat.

"Tidak ada lagi tindakan medis terhadap dokter yang selama ini bertugas di RSUP Haji Adam Malik Medan tersebut. Kita hanya meminta orang bersangkutan supaya tetap membatasi diri," ujar Koordinator Penanganan Covid-19 RSUP H Adam Malik Medan, Ade Rahmaini.

Ade mengatakan, hasil sampel dokter Maliana sudah dua kali dikirim ke Balitbang Kementerian Kesehatan. Hasil pertamanya dinyatakan negatif Covid-19, dan begitu juga hasil pengiriman sampel kedua. Sehingga, Maliana diperbolehkan pulang.

Sumber: beritasatu.com

Editor: tom.