HETANEWS

Tabung Gas Meledak, Warung Ayam Penyet Mbak Tuti Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Terbakar

Terlihat sejumlah Damkar berhenti didepan warung ayam penyet mbak tuti untuk memadamkan api. Foto: Restu

Siantar, hetanews.com - Warung makan ayam penyet Mbak Tuti yang berada di Jalan Rajamin Purba, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, ludes dilalap sijago merah, Minggu (5/4/2020) sekira pukul 19.30 Wib. 

Kabakaran itu dipicu lantaran tabung gas yang berada diwarung Mbak Tuti meledak sehingga menghanguskan warung makannya. Dan juga membakar dua orang pekerja diwarung tersebut. 

Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas Iptu Rusdi Ahya membenarkan peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu warung ayam penyet milik Mbak Tuti. 

"Tadi malam itu kejadinnya, kebakaran dipicu pada saat salah satu korban yang bernama Afdul Shanan (27) Warga Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, sedang memasak. Kemudian saat memasak gasnya habis sehingga dirinya mengganti tabung gas dan secara tiba-tiba tabung gasnya meledak sehingga api langsung membakar korban," ucap Iptu Rusdi melalui pesan singkat Whatsaap, Senin (6/4/2020) sekira pukul 10.30 Wib. 

Saat api membaKar Afdul, Afdul langsung melarikan diri keluar dari warung dengan api yang masih menyala ditubuhnya. Namun api yang masih menyala ditubuh korban dapat dipadamkan oleh para pekerja. 

Hanya saja insiden kebakaran itu bukan membakar Afdul saja, bahkan seorang wanita yang juga merupakan pekerja diwarung ayam penyet Mbak Tuti, Trisna Azhara (20) Warga Jalan Pdt J Wismar Saragih, Kelurahan Pondok Sayur, Kecamatan Siantar Martoba ini, juga mengalami luka bakar di bagian tangan kiri,wajah,kaki kanan. 

"Tapi dalam kejadian kebakaran itu api tidak sempat menjalar karena dapat dipadamkan oleh para pekerja, warga dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemko. Sehingga kerugian materil yang dialami pemilik warung sebesar Rp 1 juta," ujarnya. 

Lanjutnya, untuk korban Afdul mengalami luka bakar dibagian wajah, dan kedua tangan dan sekarang korban hingga sekarang masih dirawat disalah satu Rumah Sakit Tentara.

Penulis: res. Editor: tom.