HETANEWS

Tawuran Dua Kelompok Pemuda di Tebet, Satu Tewa

Ilustrasi tawuran.

Jakarta, hetanews.com - Satu warga tewas dalam aksi tawuran antarpemuda di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (5/4) dini hari. Pemuda berinisial MR ditemukan tergeletak di atas jembatan Ciliwung dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Jatinegara Komisaris Darmo Suhartono mengatakan tawuran bermula dari aksi saling tantang antara dua kelompok yakni kelompok dari Kebon Baru, Jakarta Selatan dan kelompok dari Kebon Sayur, Jakarta Timur.

"Kejadian tawurannya pertama ada di wilayah Tebet," kata Darmo saat dikonfirmasi, Senin (6/4).

Usai tawuran, ayah korban menerima laporan dari hansip bahwa anaknya tergeletak di atas Jembatan Kali Ciliwung RT 03 RW 01, Kebon baru.

Sang ayah, kata dia, langsung membawa si anak ke rumah sakit untuk segera mendapat pertolongan medis. Saat ditemukan korban terluka di sekujur badan karena sabetan senjata tajam.

"Korban dibawa ke arah Kampung Melayu untuk dibawa ke RS Premier," ucap Darmo.

Sesampainya di rumah sakit, korban langsung ditangani oleh dokter. Namun korban dinyatakan telah meninggal dunia. Darmo menyebut jajarannya telah berkoordinasi dengan Polsek Tebet untuk mengusut aksi tawuran itu dan mengejar para pelaku.

"Apabila tersangka sudah tertangkap, akan kita koordinasikan kembali," tutur Darmo.

Aksi tawuran bukan baru pertama terjadi beberapa hari terakhir. Tawuran antarremaja juga terjadi kolong tol Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 Maret. Seorang remaja berinisial MHM (14) meninggal karena luka senjata tajam.

Sementara itu, tawuran pelajar juga terjadi di Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat 27 Maret. Para pelajar mengabaikan seruan pemerintah untuk belajar di rumah di tengah mewabahnya virus corona.

"Mereka disuruh belajar di rumah malah nongkrong. Jadi rencana kami taruh lebih banyak lagi petugas di titik yang kerap menjadi lokasi tawuran," ujar Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto, Jumat (27/3). 

sumber: cnnindonesia.com

Editor: sella.