HETANEWS

Berapa Jarak Aman Saat Pandemi Corona Jika Terpaksa Bepergian?

Minimal 2 meter menjadi jarak aman apabila Anda keluar rumah di tengah pandemi corona Foto: Istimewa

Hetanews.com - Pandemi Covid-19 mengharuskan kita untuk berdiam diri di rumah. Menerapkan physical distancing pun menjadi salah satu cara efektif untuk melindungi diri dari paparan virus corona SARS-CoV-2.

Hanya saja, beberapa orang mungkin tetap harus bepergian ke luar rumah, seperti pekerja harian atau saat Anda harus berbelanja kebutuhan dapur. Dalam kondisi ini, jarak aman penting untuk diperkirakan agar Anda bisa terhindarkan dari virus corona baru.

Berapa jarak aman saat keluar rumah di tengah pandemi corona?

Menurut CDC dan seorang ahli epidemiologi di Temple University, 6 kaki (sekitar 2 meter) disebut sebagai jarak aman minimal untuk turunkan risiko penularan.

1. CDC: 2 meter menjadi jarak aman minimal untuk turunkan risiko penularan

Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, kita harus bisa menjaga jarak setidaknya 6 kaki untuk menghindari paparan virus corona baru. 6 kaki setara dengan 1,8288 meter atau bisa dibulatkan menjadi 2 meter.

Hal ini penting diperhatikan karena virus dapat berpindah melalui kontak dekat dengan orang lain, yakni dalam jarak 6 kaki (2 meter). Risiko penularan tersebut bisa meningkat dari droplet individu yang batuk dan bersin di dekat orang lain. Studi terbaru juga menyebutkan virus corona baru bisa berpindah dari orang tanpa gejala.

2. Pendapat dari ahli lain

Hal senada, namun dengan catatan, juga disampaikan oleh Krys Johnson yang merupakan seorang ahli epidemiologi di Temple University Amerika Serikat. Seperti yang dikutip dari Live Science, Krys Johnson menyebutkan bahwa standar 6 kaki (2 meter) bisa dijadikan titik referensi untuk mengantisipasi penularan, bukan penentu yang akan ‘benar-benar’ melindungi kita.

Krys Johson menyebutkan, 6 kaki (2 meter) tersebut merupakan jarak aman yang baik saat kita melewati orang lain di luar ruangan – apabila kita memang tak bisa menciptakan jarak yang lebih jauh.

Sementara itu, saat berada di dalam ruangan seperti di supermarket, 6 kaki tersebut merupakan jarak yang sangat minimum. Dari paparan ini, apabila Anda bisa menjaga jarak melebihi 2 meter, hal tersebut tentu akan jauh lebih baik.

Petunjuk aman saat keluar rumah

Pakai jaket atau baju lengan panjang

Tidak perlu memakai aksesori, seperti gelang, cincin, atau anting

Kenakan masker

Usahakan untuk tidak menggunakan transportasi umum

Gunakan tisu di jari untuk menyentuh permukaan apa pun

Terapkan etika batuk atau bersin yang benar, seperti menggunakan siku bagian dalam untuk menutup mulut

Usahakan bertransaksi dengan uang non-tunai

Senantiasa mencuci tangan, atau gunakan hand sanitizer setelah menyentuh benda dan permukaan apa pun

Tidak menyentuh wajah sampai tangan benar-benar bersih

Jaga jarak aman dengan orang lain, yakni minimal 2 meter menurut CDC

Protokol jika masuk rumah setelah bepergian

Setiap kali masuk rumah setelah bepergian, ada beberapa protokol yang harus Anda perhatikan. BNPB juga merilis protokol masuk rumah dengan poin-poin sebagai berikut:

Jangan langsung sentuh apapun

Buka sepatu sebelum masuk rumah

Segera lepas pakaian dan masukkan ke keranjang cucian

Segera mandi

Jika tidak bisa mandi, pastikan Anda mencuci area kulit yang terpapar udara luar (termasuk mencuci tangan dengan benar dan tepat)

Bersihkan handphone dan kacamata (jika ada), menggunakan alkohol atau disinfektan

Bersihkan permukaan atau benda yang dibawa dari luar

Catatan 

Saat bepergian keluar rumah, Anda bisa menjaga jarak aman 2 meter untuk turunkan risiko penularan. Apabila memungkinkan, lebih dari 2 meter tentu akan lebih baik. Namun, pada akhirnya, berdiam di rumah menjadi cara paling efektif untuk melindungi diri dan orang lain dari virus corona.

Sumber: sehatq.com

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.