HETANEWS

Mau Cari Lapo Tuak Malah Dituduh Maling, Dua Orang Pria Dikeroyok Satu Keluarga

Korban Irwan Viktor Tampubolon, saat berada di depan ruang Jatanras Polres Siantar. (foto/res)

Siantar, hetanews.com - Dituduh maling, dua sejoli dikeroyok, di Jalan Medan, Gang Air Bersih, Kelurahan Nagapitu, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar.

Akibatnya, kedua sejoli yang diketahui bernama, Irwan Viktor Tampubolon (41) dan temannya, bermarga Limbong (38), harus mengalami luka-luka.

Tidak terima dikeroyok, kedua korbn memilih mendatangi Polres Siantar untuk membuat laporan pengaduan dan laporan tersebut telah diterima, pada hari Minggu, tertanggal 1 Maret 2020, lalu.

"Sebenarnya, laporan itu uda sebulan yang lalu bang, tapi baru mendapat tanggapan dari Polres, hari ini, Kamis (2/4/2020)," ucap warga Jalan Batu Permata, Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Siantar Sitalasari itu, saat berada di depan ruang Jatanras Polres Siantar, Kamis (2/4/2020).

Irwan mengisahkan, pengeroyokan yang dialami mereka saat mencari lapo tuak milik Martopo, namun Irwan yang tidak mengetahui tempatnya, bertanya kepada warga dan warga itu menunjukkan ke arah Gang Air Bersih.

"Karena ditunjukkan ke arah Gang Air Bersih, jadi kami ke sanalah bang. Rupanya, pas kami sampai sana, jalan itu buntu. Terus kami balik arah dengan berjalan kaki, dan pada saat kami berjalan kaki, tiba-tiba ada warga situ bilang kalau kami mau maling, ya ku jawab lah bang "maling apa kami bang", di situlah ada satu keluarga sebanyak 4 orang, langsung menghampiri kami dan memukuli kami,"ujar Irwan.

Tidak puas dengan memukuli Irwan temannya, kemudian warga itu juga mencampakan Irwan ke jalan, sehingga mengalami luka-luka dibagian tangan dan kakinya.

"Kami tidak tau namanya bang, tapi kalau ciri-cirinya kami kenal dan memang yang memukuli kami itu, ada 4 orang dan mereka satu keluarga," akhirnya.

Kapolres Siantar, AKBP Budi Pardamean Saragih, melalui Kasubag Humas, Iptu Rusdi Ahya, membenarkan pengeroyokan yang dialami kedua korban itu, dan ke empat pelaku masih dalam lidik petugas.

Penulis: res. Editor: gun.