HETANEWS

KPU Menunggu Arahan Terkait Penundaan Pilkada, Daniel: KPU Mendukung Rencana Penanggulan Covid-19 Dibanding Pilkada

Ketua KPU Siantar (Kanan) Daniel Sibarani dan Komisioner KPU Siantar (Kiri) Guna Ginting.

Siantar, hetanews.com - Beredar informasi jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 ditunda, terkait hal tersebut Ketua KPU Siantar Daniel Sibarani menyebutkan hal tersebut masih sebatas wacana, namun dia tidak menampik informasi tersebut.

Awalnya Daniel menyebutkan jika hal tersebut sudah didengarnya, namun saat ini KPU Siantar masih menunggu instruksi dari KPU RI.

"Memang informasinya kita sudah dengar, namun sampai sekarang belum ada instruksi dari KPU RI,"ucapnya, Selasa (31/03/2020)

Masih kata Daniel, sampai saat ini KPU RI masih menginstruksikan 4 penundaan tahapan akibat pendemi covid-19.

"Pertama pelantikan PPS, kedua verifikasi faktual syarat dukungan calon perseorangan, yang ketiga pembentukan PPDP (petugas pemutakhiran data pemilih), yang keempat adalah pemutakhiran data pemilih,"jelasnya.

Daniel juga menyebutkan hari ini, KPU Siantar akan mengeluarkan keputusan tentang penundaan masa kerja PPK dan sekretariat PPK

"Jadi PPK dari bulan April akan kita non aktifkan,"sebutnya.

Terkait informasi penundaan kata Daniel dia mendengar ada tiga opsi yang akan dilakukan, dan hal tersebut masih dalam pembahasan.

"Kalau bagi kita di Siantar menunggu instruksi, yang kita dengar informasinya adalah menunggu lahirnya perpu, dan itu melihat kondisi yang ada sekarang,"jelasnya.

Lanjut Daniel informasinya ada 3 opsi yang ditawarkan yakni menunda 3 bulan, menunda 6 bulan dan menunda 1 Tahun.

"Opsi pertama pelaksanaan pemungutan suara dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 9 Desember 2020, opsi kedua dilakukan pada hari Rabu tanggal 17 Maret 2021, opsi ketiga dilakukan tanggal 29 September 2021, tapi kesimpulannya sampai sekarang belum diketahui,"paparnya.

Daniel menyebutkan KPU mendukung rencana anggaran Pilkada dialihkan untuk penanggulangan Pendemi Covid - 19.

Dijelaskan Sekertaris KPU Hermanto Panjaitan jika hingga bulan Februari KPU Siantar telah menggunakan anggaran sebesar Rp 937 Juta.

"Dari anggaran Rp 16 Miliar terhitung sampai Februari kita memakai Rp 937 Juta,"katanya.

Penulis: tom. Editor: tom.