HETANEWS

Kabar Baik di Tengah Pandemi Corona: Pasien Sembuh di Iran Naik Hampir 3 Kali Lipat dalam 2 Pekan

Sepasang warga Iran berjalan mengenakan masker di Enghelab Square, Teheran, Iran, untuk meminimalkan risiko tertular virus corona. Gambar diambil pada 26 Maret 2020.(WANA NEWS AGENCY VIA REUTERS)

Kabar baik muncul di Iran, di tengah kerja keras melawan virus corona. Dalam 2 minggu terakhir jumlah pasien sembuh naik hampir 3 kali lipat.

Pada 15 Maret Juru Bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, mengatakan 4.590 pasien virus corona dinyatakan sembuh dan dipulangkan.

Jahanpour mengumumkannya dalam konferensi pers yang dihelat dua pekan lalu di hari Minggu. Kemudian pada 29 Maret atau tepat dua minggu kemudian, jumlah pasien sembuh naik hampir 3 kali lipat menjadi 12.391.

Peningkatan yang tepatnya sebesar 2,69 kali lipat ini diumumkan oleh Alireza Vahabzadeh, Penasihat Menteri Kesehatan Iran.

"12.391 orang yang terinfeksi virus ini telah pulih," ucap Vahabzadeh.

Tekait kabar baik ini, Jahanpour turut mengungkapkan kegembiraannya di sebuah siaran televisi.

"Saya dengan senang mengumumkan 12.391 pasien yang terinfeksi di penjuru negeri kini telah sembuh," kata Jahanpour, sembari menginfokan usia rata-rata pasien meninggal adalah 69 tahun.

Minggu (29/3/2020) Iran mengumumkan penambahan 2.901 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan ini menjadikan total kasus sebanyak 38.309. Bersamaan dengan ini, Iran juga mengumumkan 123 kematian baru, yang membuat jumlah korban virus corona menjadi 2.640.

Istri PM Kanada sembuh

Kabar baik lain datang dari istri Perdana Menteri Kanada, Sophie Gregoire-Trudeau yang pulih dari virus corona pada Sabtu (28/3/2020).

"Saya merasa jauh lebih baik dan telah menerima semua (informasi) yang jelas dari dokter saya dan dari Kesehatan Masyarakat Ottawa," tulis Sophie di halaman Facebook-nya.

Sophie Gregoire-Trudeau dinyatakan positif mengidap virus corona pada 12 Maret setelah kembali dari Inggris. Bersama suaminya Justin Trudeau, mereka melakukan karantina sendiri sebagai tindakan pencegahan.

Sejak itu Sophie memberikan rapat pers harian dari teras rumahnya.

Kanselir Jerman contohkan gaya hidup baik di wabah Covid-19

Dikenal dengan gaya hidup yang sederhana, Kanselir Jerman Angela Merkel (65) memberi gaya hidup baik di tengah wabah virus corona.

Dia mencontohkan belanja yang tidak mengikuti arus panic buying. Merkel hanya berbelanja di supermarket sepekan sekali, dengan hanya satu pak tisu toilet dan empat botol wine di trolinya.

Merkel juga dipuji karena melakukan karantina pribadi setelah dia divaksin oleh dokternya yang ternyata terjangkit virus corona.

Politisi parta Christian Democratic Union (CDU) ini sudah dites virus corona dan hasilnya negatif.

Meski begitu dia tetap memimpin negaranya melalui tautan video sementara.

 

sumber: kompas.com

Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.