HETANEWS

Cara Membuat Hand Sanitizer Berstandar WHO

Ilustrasi memakai hand sanitizer.

Jakarta, hetanews.com - Salah satu cara mencegah penularan virus corona adalah mencuci tangan dan tidak sering memegang area wajah. Untuk mensterilkan tangan, masyarakat dapat mencuci tangan dengan sabun atau sekedar memakai hand sanitizer.

Meski demikian, ketersediaan hand sanitizer di pasaran mulai berkurang karena meningkatnya permintaan masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Masyarakat tak perlu khawatir karena bisa membuat hand sanitizer sendiri yang memiliki standar organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Ilustrasi Hand Sanitizer
Ilustrasi Hand Sanitizer

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menjelaskan bahan-bahan yang bisa dipakai masyarakat untuk membuat hand sanitizer sendiri.

"BPOM sudah membuat surat edaran tentang cara membuat hand sanitizer sesuai anjuran WHO. Bahannya etanol 96 persen, Gliserol 8 persen, hidrogen peroksida 3 persen, dan air steril," terang Wiku saat konferensi pers di BNPB, Senin (30/3).

"Jadi bahan-bahan itu harus dicampur hati-hati," sambungnya.

Ilustrasi Hand Sanitizer
Hand sanitizer bisa merusak perhiasan.

Meski demikian, Wiku mengimbau masyarakat untuk tidak sering menggunakan hand sanitizer, karena dapat menyebabkan iritasi kulit hingga mudah terbakar. Ia mengimbau masyarakat untuk lebih mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Penggunaan hand sanitizer bisa dilakukan tapi tidak berlebihan agar tidak iritasi kulit. Harus hati hati karena mengandung bahan mudah terbakar utamanya untuk yang merokok atau yang bekerja di rumah. Cuci tangan dengan air mengalalir paling ampuh membunuh virus," jelasnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.