HETANEWS

Corona di Kerajaan Inggris: Peran William dan Harry di Tengah Krisis

Ratu Inggris, Pangeran Charles, Pangeran William, dan Pangeran George sedang mempersiapkan puding Natal khusus di Ruang Musik di Istana Buckingham, sebagai bagian dari peluncuran inisiatif Bersama Kerajaan Inggris Legiun Bersama pada Natal di London, Inggris. Foto: Reuters

Hetanews.com - Pasangan bangsawan Sussex Harry dan Meghan telah bertolak menuju Los Angeles, California, Amerika Serikat. Sementara itu, pasangan bangsawan Cambridge William dan Kate berupaya memperkuat bangsa di tengah pandemi COVID-19 yang menghantam Inggris.

Momen pandemi COVID-19 yang mulai menghantam Kerajaan Inggris melampaui lambang perpecahan antara Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan sesama anggota keluarga lainnya.

Ketika putra-putri Pangeran William dan Kate Middleton, Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis direkam memberikan tepuk tangan meriah kepada para pahlawan Dinas Kesehatan Inggris (NHS), Harry dan Meghan berada di seberang benua dan mengirimkan emoji tepuk tangan di Instagram dari rumah baru mereka di California.

“Terima kasih untuk semua yang terus Anda lakukan,” demikian bunyi pesan di Instagram story akun Sussex Royal. “Kami memuji Anda dari seberang lautan.”

Meskipun jelas-jelas bermaksud baik, komunikasi digital itu nyaris tak bermakna dibandingkan dengan pemandangan mengharukan dari tiga bangsawan Cambridge berusia enam, empat, dan satu tahun yang mengambil bagian dalam inisiatif #ClapForOurCarers hanya sehari setelah kakek mereka sendiri Pangeran Charles mengumumkan dia juga telah dites positif terjangkit COVID-19.

Setelah menaiki salah satu penerbangan terakhir ke Amerika Serikat dari Kanada di mana mereka telah tinggal di Pulau Vancouver, pasangan Harry-Meghan kini seakan mengisolasi diri di Los Angeles dari segenap anggota keluarga Kerajaan Inggris.

Teman-teman mereka menyebutkan Harry dan Meghan tinggal di sebuah kompleks terpencil di lingkungan Hollywood di kota asal Meghan, di mana ia tinggal di dekat ibunya Doria, yang dilaporkan berjalan dengan anjing-anjingnya pada Kamis (26/3/2020).

Salah satu sumber mengatakan kepada majalah Amerika Serikat People, “Harry menatap lurus ke masa depannya bersama keluarganya. Mereka akan menghabiskan waktu di California. Dia tidak melihat ke masa lalu.”

Langkah Harry dan Meghan itu tidak hanya membuat orang-orang terdekat dan tersayang mereka “tertegun dan ngeri”, setelah mengira mereka mungkin kembali dengan putra mereka Archie yang berusia 10 bulan untuk bersama kerabat mereka di tengah pandemi global.

Orang-orang Kanada juga mengecam dan menuduh mereka memanfaatkan negara Persemakmuran itu sebagai dalih untuk serangan mereka yang telah lama direncanakan di Amerika Serikat.

The Telegraph mencatat, beberapa pihak kini mulai mempertanyakan apakah Harry dan Meghan benar-benar pernah mendukung Ratu Elizabeth II dan Persemakmuran Inggris atau selalu memiliki hasrat terpendam akan kesuksesan di Hollywood.

Namun, dengan pandemi COVID-19 mendominasi Inggris dan AS, di mana lebih banyak orang sekarang terinfeksi daripada 81.000 kasus di China, pindahnya Harry dan Meghan ke Amerika yang pernah disambut luas kini tampak terancam bahaya menjelang batas waktu 31 Maret 2020, keluarnya mereka secara resmi dari Kerajaan Inggris.

Mereka tidak dapat disangkal memiliki basis penggemar garis keras dan antusias di AS, negara asal Meghan. Namun, apakah ada orang yang cukup memerhatikan sementara Amerika mencatat sebagian besar kasus infeksi virus corona baru di dunia di bawah kepemimpinan Donald Trump yang semakin dipertanyakan dan menjelang Pilpres AS 2020?

Membandingkan dengan upaya terbaru mereka, Harry dan Meghan memiliki sedikit peluang untuk memenangkan pertarungan berita utama di Inggris, tidak terkecuali dengan William (37) dan Kate (38) yang dianggap menunjukkan performa cemerlang tanpa kehadiran Harry-Meghan.

Suka atau tidak, William-Kate pasti saling dibandingkan dengan pasangan Harry-Meghan. Hal itu menjelaskan mengapa begitu banyak pembaruan online pasangan bangsawan Sussex itu masih bertepatan dengan kegiatan kerajaan saudara ipar mereka, pasangan bangsawan Cambridge.

Ketika Harry mengumumkan penundaan Invictus Games, William dan Kate dipuji karena membuat perbedaan nyata dengan melakukan kunjungan demi meningkatkan semangat di 111 pusat panggilan darurat.

Sang calon ratu Inggris Kate Middleton mengatakan kepada para staf yang kesulitan, “Sungguh menakjubkan. Anda melakukan pekerjaan luar biasa dengan menyatukan semua orang dan menyediakan sistem pendukung untuk seluruh masyarakat.”

William lantas memuji layanan kesehatan yang mewakili “yang terbaik dari negara dan masyarakat kita”, mengucapkan terima kasih kepada para staf atas nama keluarga Kerajaan Inggris.

Pangeran Charles dari Inggris positif mengidap virus corona baru.
Foto: Reader’s Diggest

Menyimpulkan suasana hati di antara para pengamat kerajaan, Joe Little, pemimpin redaksi majalah Majesty, mengungkapkan, “Sejak mereka mengatakan akan pergi ke Kanada, saya selalu melihatnya sebagai solusi sementara bagi mereka di luar perbatasan, untuk melunakkan situasi karena itu adalah negara Persemakmuran Inggris.”

Sementara beberapa mengatakan mereka hanya pergi ke AS untuk melarikan diri dari virus corona baru, itu tidak masuk akal. Tentunya Anda akan jauh lebih aman di Pulau Vancouver daripada di LA? Semua ini tentang ambisi Meghan kembali ke dunianya dan rencana besar itu sekarang sudah terwujud.”

Menyetujui bahwa Harry “pasti akan bergabung dan melakukan segala upaya yang dia bisa untuk membantu”, Little menambahkan, “Namun, Harry sekarang berada di dunia yang berbeda.

Mulai Rabu, 1 April 2020, mereka tidak akan lagi menjadi anggota keluarga Kerajaan Inggris yang mampu melayani, jadi kita harus mulai memandang mereka dengan cara yang berbeda.

Mereka punya agenda sendiri, yang sangat memalukan ketika Anda mempertimbangkan betapa mereka bisa bergunanya bagi Kerajaan Inggris selama situasi darurat nasional ini.”

“Anda harus memberikan pelayanan, Anda tidak bisa hanya duduk di sana,” Harry bersikeras, ketika berbicara tentang pelatihannya di Angkatan Darat Inggris, menggemakan pandangan ibunya Diana, Putri Wales.

Setelah lulus dari Akademi Militer Kerajaan Sandhurst dengan nilai memukau, dia seakan menjadi cerminan motto akademi militer itu: “Melayani untuk memimpin.”

Ketika Harry dan Meghan memulai kehidupan baru di Amerika Serikat, para penggemar mungkin berharap pasangan bangsawan Sussex itu tidak akan melupakan akar Kerajaan Inggris yang membantu Harry menjadi salah satu juru kampanye paling efektif di generasinya.

Sumber: matamatapolitik.com

Editor: tom.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.