HETANEWS

Leppansi: Jalan Lokomotif Kumuh, Macet dan Lahan Parkir

Kondisi Jalan Lokomotif belakang Pasar Horas Jaya, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat. [Insert foto: Hendri]

Siantar, hetanews,com -DPP LSM Lembaga Pengawasan dan Pemberantasan Korupsi [Leppansi] meminta Walikota Hefriansyah memberi perhatian serius terhadap kebersihan  Kota Pematangsiantar. Salah satunya ialah kumuhnya Jalan Lokomotif belakang Pasar Horas Jaya.

Hasil penulusuran Lepansi, kondisi Jalan Lokomotif, Kelurahan Dwikora, Siantar Barat percis di belakang gedung Pasar Horas selalu jorok, kumuh dan kerap menimbulkan kemacetan. Terlihat bangunan liar dan bangunan yang dialihfungsi sebagai tempat parkir.

“Dari hasil invetigasi kami dilapanganJalan lokomotif tampak kumuh dengan berdirinya bangunan liar. Sampah berserakan dan menimbulkan bau yang tidak sedap,” kata Ketua Leppansi, Marganda Napitu, Minggu (29/3/2020).

“Kepada Walikota Hefriansyah melalui Dinas Kebersihan untuk lebih intensif mengangkut sampah yang berserakan di seputaran Jalan Lokomotif. Sebab bila hal ini tidak cepat di respon berpotensi akan menimbulkan berbagai penyakit menular lainnya,” jelas Marganda.

Selain kumuh, kemacetan kerap terjadi diakibatkan  bangunan kosong serta bahu jalan yang dijadikan tempat parkir roda dua oleh jukir dari Dishub Pematangsiantar.

Lepansi meminta pengelolaan parkir bahu jalan di lokasi itu ditinjau ulang, dimaksimalkan dan dikelola oleh manajemen Peruhaan Daerah Pasar Horas Jaya atau PDPHJ.

“Kepala Dinas Perhubungan, agar menyerahkan pengelolaan parkir dikelola oleh Dinas Pasar agar menambah sektor pendapatan PD Pasar horas jaya, mengingat PD Pasar Horas Jaya kerap kesulitan menggaji pegawainya,” jelasnya.

Lepansi juga meminta Satpol PP agar secepatnya membongkar bangunan liar di Jalan Lokomotif, terutama beberapa bangunan liar yang telah dijadikan lahan parkir roda dua.

Penulis: gee. Editor: edo.