HETANEWS

Petualangan Komplotan Spesialis Pencuri Lembu yang Meresahkan Warga Berakhir

Para pelaku pencurian lembu.

Serdang bedagai, hetanews.com - Polres Serdang Bedagai berhasil membekuk komplotan pelaku pencurian lembu yang selama ini meresahkan warga.

Pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban, Suyoto, warga Dusun VII, Kampung Banten, Desa Silau Rakyat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Menurut Kapolres Sergai, AKBP Robinson Simatupang, korban mendengar suara berisik dari kandang lembu yang berjarak satu meter dari rumahnya.

"Saat diperiksa ternyata tiga ekor lembu itu sudah dalam keadaan terikat lehernya," kata Kapolres Sergai AKBP Robinson Simatupang, didampingi Kasatreskrim AKP Pandu Winata, di Mapolres Sergai, Jum'at (27/4/2020).

Lalu korban mengajak warga sekitar untuk memeriksa kondisi kandang lembu tersebut. Setelah diperiksa ternyata seekor lembu tidak berada di dalam kandang.

Suyoto bersama warga pun melakukan pencarian ke arah perkebunan dan menemukan seekor lembu yang hilang dari kandang tersebut. Akan tetapi tidak menemukan para pelaku yang membawa lembunya ke dalam kebun.

Saat dilakukan penyisiran, warga berhasil menemukan benda-benda yang diduga milik pelaku berupa, tali tambang, HP merk Samsung, jaket warna biru dan sepasang sandal, tang jepit, serta sarung pisau.

Dari peristiwa itu, korban lalu membuat laporan ke Polres Sergai. Pada tanggal 21 Maret 2020, lalu ditindaklanjuti oleh Satreskrim dengan menurunkan Tim Khusus Anti Bandit (TEKAB) dan berhasil menangkap para pelaku.

Dari tindaklanjut yangdilakukan, kata AKBP Robin Simatupang, tiga pelaku berhasil diamankan, dari tempat yang berbeda yakni Suprianto alias Anto Banjar (37), AR alias Rahim (38), dan AH alias Amir (46).

Sedangkan dua orang lagi yang berprofesi sebagai agen lembu Sod alias Dikin (40) dan Bembeng (42), masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Tiga berhasil ditangkap dan dua lainnya sebagai agen lembu, berstatus DPO," kata Kapolres.

Dari hasil pengembangan, pelaku Anto Banjar merupakan tersangka dalam laporan polisi pada tahun 2019 dengan kasus yang sama, atas laporan korban bernama Sumarni (45), warga Desa Sinah Kasih, Kecamatan Sei Rampah.

“Anto Banjar bersama Rahim disangkakan mencuri lembu milik Sumarni, pada bulan November tahun lalu,” ucap Kapolres.

Sedangkan untuk hukuman, AKBP Robin Simatupang menegaskan, ketiga pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 angka 1e, 3e, 4e dari KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun penjara.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sergai, AKP Pandu Winata mengatakan, setelah diselidiki, tersangka merupakan jaringan sindikat spesialis maling lembu yang memiliki peran masing-masing.

“Mereka beraksi di wilayah Kecamatan Sei Rampah. Parahnya, ketiga tersangka merupakan karyawan perkebunan Sinar Kasih Sei Rampah,” tutup Pandu.

Sumber: kumparan.com

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.