HETANEWS

Penutupan Ruas Jalan di Medan Bukan Local Lockdown, Hanya Membatasi Mobilisasi

Suasana di ruas jalan Kota Medan.

Medan, hetanews.com - Penutupan 12 ruas jalan di Kota Medan sudah dimulai pada Sabtu pagi (28/3) mulai pukul 09.00 WIB, dan akan dibuka kembali pada pukul 15.00 WIB.

Kasatlantas Polrestabes Medan, Kompol HM Reza Chairul Akbar mengatakan, penutupan 12 ruas jalan sudah berlangsung dengan baik sesuai rencana dan tidak ada kendala apapun.

Dikatakannya, pengecekan langsung di Simpang Limun oleh Kapolrestabes Medan, Kadishub Kota Medan, dan juga Dandim. Kemudian, juga dilakukan pemantauan melalui CCTV ATCS Dishub Medan.

"Dari anggota belum ada laporan ada kendala. Karena mungkin masyarakat sudah tahu maka membatasi perjalanan," katanya ketika dihubungi via telepon, Sabtu siang (28/3).

Menurutnya, penutupan jalan ini dilakukan untuk membatasi pergerakan atau mobilisasi masyarakat sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Kami tak menyebutnya local lockdown. Kami hanya membatasi pergerakan mobilisasi massa," katanya.

  • Ruas Jalan yang Ditutup Kemungkinan Besar Ditambah

Dijelaskannya, kemungkinan besar akan ada penambahan ruas jalan di Kota Medan yang akan ditutup. Sementara hari ini, baru 12 ruas jalan yang ditutup, untuk menutup akses ke dalam Kota.

"12 ruas jalan ini kan di pinggiran kota. Artinya kita membatasi akses masuk ke dalam Kota. Nanti akan diperluas, akan dicoba 1 ruas di dalam kota," bebernya.

Diakuinya, di luar 12 ruas jalan itu, lalu lintasnya menjadi lebih ramai karena tumpahan dari jalan yang ditutup. Dengan demikian, memperpanjang perjalanan masyarakat sehingga diharapkan masyarakat malas untuk keluar rumah kecuali sangat penting.

"Ini kan weekend. Jadi perkantoran libur, belum tahu pas weekday seperti apa. Tapi hasil pembicaraan kami tadi, kemungkinan besar akan ditambah," katanya.

Penutupan ruas jalan itu berlaku untuk seluruh kendaraan baik roda 2 maupun roda 4. Teknisnya, lanjut Reza, jalan akan ditutup salah satunya menggunakan water barrier dan dijaga oleh petugas gabungan dari Satlantas, Dinas Perhubungan Kota Medan, dan Denpom 1/7 MK.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.