HETANEWS

DPR Banda Aceh Alihkan Dana Perjalanan Dinas Rp 1,2 M untuk Penanganan Corona

Wakil pimpinan DPRK Aceh Utara Hendra Yuliansyah (tengah), berbincang dengan petugas rumah sakit saat meninjau ruang isolasi RSUD Cut Meutia.

Bandah aceh, hetanews.com - Seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, termasuk sekretariat dewan sepakat mengalihkan dana perjalanan dinas sebesar Rp 1,2 miliar untuk penanganan pencegahan penyebaran COVID-19 di Banda Aceh.

Kesepakatan itu telah diputuskan Badan Musyawarah (Banmus) DPRK Kota Banda Aceh. Pengalihan dana tersebut sebagai wujud empati dan kepedulian DPRK atas terbatasnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan paramedis yang bertugas di rumah sakit serta fasilitas kesehatan di Banda Aceh.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengatakan gerakan tersebut merupakan dukungan para dewan dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona di Banda Aceh. Apalagi, dana tanggap darurat dalam bentuk belanja tak terduga yang dianggarkan dalam APBK Banda Aceh tahun 2020 hanya Rp 1 miliar.

“Anggaran sebesar Rp 1,263 miliar itu nantinya agar ditempatkan pada pos Dinas Kesehatan, RSU Meuraxa dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh,” kata Farid, dalam keterangannya Jumat (27/3).

Cover Story - Ilustrasi Corona
Ilustrasi Corona.

Dikatakan Farid, pengalihan dana dari DPRK ini untuk mendukung kerja Pemko Banda Aceh lewat Tim Siaga Bersama Penanggulangan COVID-19.

"Ini merupakan kontribusi nyata seluruh anggota DPRK, sebagai wujud empati dan kepedulian atas terbatasnya alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis dan paramedis yang bertugas di rumah sakit dan fasilitas kesehatan di Banda Aceh," ujar Farid

Kemudian dana itu nantinya juga akan digunakan untuk kebutuhan RSU Meuraxa, pengadaan masker, hand sanitizer, thermal gun, pembelian bahan disinfektan, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.