HETANEWS

Galian C Batu Koral Diduga Ilegal di Sipispis, APH dan Muspika Diminta Bertindak

Aktivitas galian c di Sipispis, Serdang Bedagai. (Foto: ist)

Sergai, hetanews.com - Aktivitas Galian C atau tangkahan batu sirtu dan koral di Daerah Aliran Sungai (DAS) di Bangun Jawa 1, Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang diduga ilegal bebas beroperasi tanpa adanya tindakan hukum.

Bebasnya aktivitas Galian C tersebut menjadi pertanyaan bagi publik. Sebab, selain berpotensi merusak lingkungan disinyalir negara dirugikan dengan adanya kegiatan pertambangan karena tidak ada PAD (Pendapatan Asli Daerah) atau Pajak yang dibayarkan kepada Pemerintah.

Untuk itu, APH (aparat penegak hukum) agar segera bertindak tegas untuk menertibkan galain c yang diduga ilegal tersebut.

Terkait hal itu, Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, AKP Ramadani ketika Dikonfirmasi hetanews.com Kamis (26/3/2020) mengatakan bahwa dirinya mengaku belum mengetahui aktivitas pertambangan batu sirtu tersebut dan berjanji akan mengecek kegiatan itu.

"Belum saya cek nanti saya cek dulu ya, buat aja surat buat ke kita ya, saya belum tau, kalau enggak ngomong ke Polsek dulu jumpai orang Polsek, nanti saya cek ya," ujar Kasat

Diwaktu yang sama, Kasatpol PP Sergai, Pajar Simbolon saat dikonfirmasi hetanews.com, juga mengaku belum mengetahui soal adanya Galian C di Daerah Aliran Sungai yang diduga ilegal tersebut.

"Belum mengetahui, nantilah kita suruh anggota ngecek ke lapangan ya" Jawab Kasatpol PP.

Terpisah, Muspika Kecamatan Sipispis melalui Camat Sipispis Rico Ebtian menjelaskan akan memerintahkan Kasitrantib untuk turun kelokasi.

"Lagi kita suruh anggota ngecek kesana hari ini akan kita tanyakan izinnya, kalau tidak ada izinnya nanti kita buat surat peringatan, tindakan awal kita tembuskan ke Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup," tegas Camat.

Penulis: dmk. Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.