HETANEWS

Nekat Aniaya Centeng Kebun, Abdul Kamal Nasir Sinaga Diancam 10 Bulan Bui

Terdakwa duduk di ruang sidang PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Terdakwa Abdul Kamal Nasir Sinaga (45), warga Lingkungan II Teratak, Kecamatan Bosar Maligas, telah terbukti melakukan penganiayaan. Terdakwa dituntut hukuman 10 bulan penjara, dikurangi masa tahanan sementara yang telah dijalani.

Ancaman hukuman tersebut dibacakan jaksa, Ade Jaya Ismanto SH, dalam persidangan terbuka untuk umum, di Pengadilan Negeri (PN) Simalungun, Kamis (26/3/2020).

Kamal dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 351 (1) KUH Pidana. Kamal telah terbukti melakukan penganiayaan terhadap saksi korban, Bejo Rahayu yang merupakan centeng kebun PTPN IV Gunung Bayu.

Penganiayaan itu, dilakukan pada Sabtu, 25 Nopember lalu, di blok 2000 F Afd VI Kebun Gunung Bayu Bosar Maligas.

Terdakwa Kamal, bersama 4 rekannya, dilihat saksi korban sedang melangsir dan mengangkut buah sawit. Lalu sepeda motor yang dikendarai terdakwa dan 4 rekannya, dihentikan saksi korban dan saksi Romi Sanjaya, Seger dan juga Sihar Gultom.

Tidak terima distop, terdakwa turun dari sepeda motor dan mengatakan "biar ku matikan, ku matikan,"katanya yang langsung menganiaya korban. Akibatnya, korban luka sesuai visum yang dibuat oleh dokter Puskesmas.       

Buah sawit yang dilangsir dan diangkut terdakwa, bersama teman - temannya adalah buah sawit yang dikumpulkan pemanen dari TPH blok 09 Q milik PTPN IV Gunung Bayu.

Usai dituntut jaksa, terdakwa Kamal memohon kepada hakim, agar hukumannya diringankan. Dengan alasan menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Untuk mempertimbangkannya dalam putusan hakim, sidang ditunda hingga Senin.

"Untuk putusan sidang ditunda Senin,"kata Roziyanti, selaku ketua majelis hakim.

Penulis: ay. Editor: gun.