HETANEWS.COM

Galian C Batu Koral di Sipispis Diduga Beroperasi Tanpa Izin

Alat berat saat mengeruk batu koral dan truk di galian c yang diduga ilegal. (foto/dmk)

Sergai, hetanews.com - Penambangan batu koral yang diduga ilegal, kembali beroperasi di kawasan Sungai Bah Bolon, di Bangun Jawa 1 Desa Marjanji, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Sergai. 

Bahkan terlihat di lokasi itu, pengambilan batu koral dari dasar sungai menggunakan alat berat (escavator) dan diangkut menggunakan dump truk besar berwarna orange yang didinding baknya bertuliskan MPS.

Menurut Suhar, selaku mandor saat dikonfimasi hetanews.com, Rabu (25/3/2020), galian C ini sudah beroperasi sekitar 1 bulan.

Kalau setiap harinya, mengeluarkan material batu koral 3 dump truk, ujarnya. "Baru satu bulan lah kami kerja bang. Kalau hasilnya 3 dump truk lah bang setiap harinya,”ujarnya. 

Ketika disinggung, siapa pengelolahnya? Kembali ia mengatakan "Bos kami lah bang, Pak Dian namanya bang,"ungkapnya.

Berdasarkan keterangan mandor tersebut, diketahui, pengelolah Galian C yang diduga ilegal ini adalah Dian Saragih, warga Tebing Tinggi.

Sementara itu, Kepala Desa Marjanji, Ir Jasmahadi saat dikonfimasi hetanews.com, via handphone dihari yang sama, membenarkan, bahwa pengelolah galian itu, bernama Dian Saragih.

Kalau mengenai izin galian C, dia mengaku tidak pernah diberi tahu selaku Kepala Desa.

"Surat izinnya, saya selaku Kepala Desa tidak pernah dikasih tau pak. Tapi setahu saya, itu pengelolahnya, Dian Saragih,"urainya.

Terpisah, Dian Saragih, saat dikonfimasi hetanews.com, via aplikasi whatsapp dan telpon, belum menjawab hingga berita ini dikirim ke redaksi.

Penulis: dmk. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!