HETANEWS

Nyaris Cabuli Tetangganya, Pria Asal Sinaksak Ini Dibui 2,5 Tahun Penjara

Petugas menggiring terdakwa Pesong yang menutup wajahnya. (foto/ay).

Simalungun, hetanews.com - Herman als Man Pesong (42), warga Beringin, Lorong VII, Kelurahan Sinaksak Tapian Dolok, akhirnya diganjar 2,5 tahun penjara, di PN Simalungun, Selasa (24/3/2020). 

Putusan ketua majelis hakim, Roziyanti, Aries Ginting dan Mince Ginting itu, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Fransiska Sitorus.

Pesong dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 285 Jo pasal 53 (1) KUH Pidana.  Pria ini berusaha mencabuli saksi korban Wati (nama samaran) yang masih bertetangga dengannya.

Perbuatan itu dilakukan terdakwa, pada Jumat, 31 Agustus 2019 lalu, sekira pukul 24.30 WIB, di rumah saksi korban.

Tengah malam itu, Wati terbangun karena mendengar suara keributan di luar.

Namun saat hendak melangkah keluar, terdakwa langsung membekap mulut korban dan menyuruhnya diam.

"Diam, aku Herman,"katanya sambil mengarahkan benda tajam ke bagian perut saksi korban.

Lalu terdakwa berusaha membuka pakaian dalam korban dengan menyingkap baju tidur (daster) milik Wati.

Saksi korban sudah merasa ketakutan dan mencari akal. "Jangan lah, kita kan teman,"bujuk korban. Tapi terdakwa tetap berupaya mencabuli Wati. Lalu Wati meminta agar Pesong, mengambil air putih. "Kalau begitu ambilkan dulu aku air putih, aku udah lemas,"kata korban.

Saat terdakwa mengambil air putih, kesempatan itu digunakan saksi korban lari keluar rumah dan berteriak minta tolong. Hingga banyak warga yang berdatangan dan mengamankan terdakwa Pesong.

Akibat perbuatan Pesong, saksi korban merasa ketakutan dan trauma. Atas vonis tersebut, terdakwa dan jaksa menyatakan terima. Persidangan dibantu panitera, Paringatan Saragih, dinyatakan selesai dan ditutup.

Penulis: ay. Editor: gun.