HETANEWS

Nadiem dan DPR Kaji Opsi Kelulusan Siswa Jika UN Ditiadakan karena Corona

Siswa mengerjakan soal pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Atas Kejuruan (SMK) di ruang komputer Gedung SMK Negeri 7 Palembang, Sumatera Selatan, Senin (25/3).

Jakarta, hetanews.com - Komisi X DPR RI menggelar rapat secara online dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Rapat tersebut membahas usulan ditiadakannya Ujian Nasional (UN) karena wabah virus corona.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan ada beberapa opsi yang dibahas untuk menentukan kelulusan siswa tanpa melalui UN, yakni dengan nilai kumulatif dalam rapor siswa.

“Dari rapat konsultasi via daring (online) antara anggota Komisi X dan Mendikbud Nadiem Makarim maka disiapkan berbagai opsi untuk menentukan metode kelulusan siswa salah satunya dengan nilai kumulatif dalam rapor,” kata Huda dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3).

Huda mengatakan, dengan melihat situasi dan kondisi saat ini rasanya tak mungkin menggelar Ujian Nasional. Oleh sebab itu, lanjut dia, Komisi X DPR RI sepakat bahwa UN harus ditiadakan.

“Penyebaran wabah COVID-19 diprediksi akan terus berlangsung hingga April, jadi tidak mungkin kita memaksakan siswa untuk berkumpul melaksanakan UN di bawah ancaman wabah COVID-19 sehingga kami sepakat UN ditiadakan” ujarnya.

Ia juga menyatakan, saat ini Kemendikbud tengah mengkaji opsi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) sebagai pengganti UN. Namun, hal itu juga harus dipastikan ke pihak sekolah apakah mampu menyelenggarakannya secara online.

“Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di Gedung-gedung sekolah,” imbuhnya.

Menurut dia, cara lain yang bisa dilakukan yakni melihat nilai pada rapor siswa untuk menentukan lulus atau tidaknya siswa tersebut.

“Jadi nanti pihak sekolah akan menimbang nilai kumulatif yang tercermin dari nilai rapor dalam menentukan kelulusan seorang siswa, karena semua kegiatan kulikuler atau ekstra kulikuler siswa terdokumentasi dari nilai rapor,” pungkasnya.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.