HETANEWS.COM

Cegah Covid – 19, Tahanan Dibawa Bertahap ke Ruang Sidang PN Siantar

Pengadilan Negeri Pematangsiantar hanya menghimbau agar jangan masuk ke ruang sidang, jika tidak berkepentingan dan duduk dengan menjaga jarak aman saja. (foto/ay)

Siantar, hetanews.com - Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid - 19), pihak  Pengadilan Negeri (PN) Siantar, mulai membatasi layanan kunjungan dan juga mengurangi jumlah orang yang masuk ke ruang sidang.

"Jika tidak berkepentingan, pengunjung tidak boleh masuk ke ruang sidang dan petugas pengawal tahanan, juga membawa tahanan ke ruang sidang secara bertahap atau tidak sekaligus, seperti sebelumnya. Hal ini sesuai himbauan pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, untuk melakukan social distance,"ujar Humas PN Siantar, Simon CP Sitorus yang dikonfirmasi wartawan, Senin (23/3/2020), di kantornya.

Pihaknya juga telah memundurkan jadwal persidangan selama masa penyebaran (14 hari), khususnya perkara perdata. Sedangkan perkara pidana yang masa penahanannya masih panjang, juga diundur 14 hari, jelas Simon.

Guna mengantisipasi dan meminimalisir kontak langsung, PN Siantar juga telah menyarankan agar pengunjung duduk di bangku yang berjarak atau setidaknya 1 orang 2 bangku yang panjang di ruang sidang.

Sedangkan penggunaan hand sanitizer saat ini cuma ada di pelayanan pintu masuk PTSP (Pelayanan terpadu satu pintu). "Kami belum memiliki pengukur suhu tubuh, sehingga setiap masyarakat yang datang ke kantor hanya diberi hand sanitizer saja,"ungkapnya.

Sesuai pantau hetanews, Senin siang itu, petugas pengawal tahanan (Waltah) yang membawa para terdakwa untuk disidangkan, tidak memberikan ijin kunjungan. 

Ini sesuai perintah untuk menghindari penyebaran virus corona. Jadi setiap orang patut dicurigai teridentifikasi, mengingat virus ini sulit terdeteksi, katanya.

Sesuai anjuran pemerintah untuk melakukan sosial distance, menghindari keramaian dan menjaga jarak aman, kata petugas Waltah.

Ruang sidang utama PN Siantar masih rapat dengan kursi pengunjung berbeda dengan pn Simalungun yang telah mengurangi jumlah kursi di ruang sidang.

Penulis: ay. Editor: gun.
Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!