HETANEWS

KPK Terapkan Social Distancing, Penyidik dan Saksi Berada di Ruang Terpisah

Ilustrasi tahanan KPK.

Jakarta, hetanews.com - KPK terus menerapkan sejumlah kebijakan untuk antisipasi penyebaran virus corona di lingkungan institusi pemberantasan korupsi itu. Kini, pemeriksaan saksi dan tersangka oleh penyidik dilakukan di dua bilik terpisah untuk menjaga jarak atau social distancing.

Meski sejumlah pegawainya sudah menjalani work form home, pemeriksaan saksi dan tersangka di KPK diketahui memang masih berjalan. Sebab, Direktorat Penindakan KPK terikat pada aturan penahanan tersangka atau terdakwa di dalam KUHAP.

"Pemeriksaan saksi sekarang tidak lagi di ruang riksa yang lama. Namun ditempatkan secara terpisah antara pemeriksa dengan saksi yang dipanggil dibuat terpisah oleh dinding yang transparan dengan pengeras suara," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dihubungi, Senin (23/3).

LIPSUS, Pertarungan Penyidik KPK, Ilustrasi Penyidik KPK
Ilustrasi Penyidik KPK.

Tak hanya itu, Ghufron pun mengatakan setiap petugas KPK yang bekerja di luar baik sedang melakukan penyelidikan tertutup hingga jaksa yang mengantar terdakwa bersidang juga dilengkapi sejumlah alat. Hal itu kini tertuang dalam SOP petugas KPK.

"Iya, kami telah membekali dengan SOP dan bahan-bahan untuk membersihkan diri dari virus corona," kata dia.

Sebelumnya, pemeriksaan saksi dan tersangka dilakukan di sebuah ruangan yang hanya berukuran tak lebih dari 4x4 meter. Ruangan tersebut, diisi oleh penyidik dan saksi atau tersangka. Meski, penyelidik dan penyidik wajib memakai masker dan sarung tangan saat pemeriksaan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan bahwa setiap saksi yang akan diperiksa juga harus dicek terlebih dulu kondisinya. Setiap saksi pun harus memakai masker.

"Saksi sebelum diperiksa diukur suhunya, tangan disterilkan, pake masker. Itu untuk pencegahan," ujar dia.

Terkait pemeriksaan di ruang terpisah, Alex pun membenarkannya. Hal itu dilakukan guna mencegah adanya kontak.

"Ada memang ruangan terpisah yang sebelumnya untuk ruang penasihat hukum menyaksikan jalannya pemeriksaan, sekarang kita fungsikan untuk pemeriksaan. Jadi antara saksi dengan pemeriksa/penyidik dibatasi kaca," kata dia.

Gedung Baru KPK
Ruang pemeriksaan KPK.

Sementara itu, KPK juga telah menetapkan sejumlah pencegahan di kantornya. Mulai dari pemeriksaan suhu badan dan penyediaan hand sanitizer bagi pengunjung. Selain itu, KPK juga sempat disemprot oleh disinfektan untuk menghindari virus corona.

WHO sebelumnya telah menetapkan virus corona atau COVID-19 sebagai pandemi global. Sejumlah negara berbenah, mengantisipasi penyebaran dan juga melakukan penyembuhan. Salah satunya di Indonesia.

Sumber: kumparan.com 

Editor: suci.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.