HETANEWS

Marah Pukul Meja, Himbau Legislatif-Eksekutif Hadapi Corona

Komisi I DPRD Pematangsiantar

Siantar, hetanews.com - Darurat bencana virus Corona di Pematangsiantar masih menjadi perhatian. Apalagi menyangkut kebijakan dan langkah preventif Pemko mengantisipasi wabah Virus. Dalam pekan ini, warga Pematangsiantar menyoroti aksi Anggota Komisi I DPRD saat rapat dengan Dinas Kesehatan. Berikut rangkumannya.

Kelompok Mahasiswa dari GMKI cabang Pematangsiantar menyayangkan aksi anggota DPRD yang marah marah saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan, Jumat (19/3/2020) kemarin. 

Aksi itu juga disoroti Dewan Pengurus Wilayah Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak dohot Boru (DPW-PPRSAB) Siantar-Simalungun. Mereka mengingatkan perlunya peran aktif dari masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah guna mengatasi wabah pandemi Covid-19.

Marah-marah Hingga Pukul Meja, GMKI Nilai Oknum Anggota DPRD Arogan

Ketua GMKI Siantar Simalungun, May Luther Dewanto, menyayangkan aksi oknum Anggota DPRD Pematangsiantar khususnya di Komisi I saat rapat dengar pendapat dengan Dinas Kesehatan Pematangsiantar, Jumat lalu.

Video yang dilihat di media sosial, merekam suasana rapat Komisi II DPRD Pematangsiantar penuh ketegangan, marah marah hingga pukul meja. Akibatnya seorang dokter yang bertugas di Dinkes Pematangsiantar menangis. Aksi okum anggota DPRD itu menuai pro dan kontra.

Baca juga: Berjuang Lawan Virus Corona, dr Erika Menyeka Air Mata

Menurut GMKI, rapat yang seharusnya membicarakan jalan keluar menghadapi Covid 19 di Pematangsiantar akhirnya tidak substansial. GMKI menyebut oknum anggota DPRD lebih menunjukkan arogansi ketimbang membicarakan persoalan Covid 19 dari aspirasi orang banyak. 

"Sikap DPRD yang arogan, memperlihatkan tidak mendukung pemerintah dalam mengatasi virus Corona ini karena tidak mau dilakukan pengawasan terhadap dirinya. Itu contoh yang tidak baik, tidak mendidik di mata masyarakat.," tegas Luther Sabtu (21/3/2020).

"Seseorang dikatakan masuk dalam kategori ODP apabila ia sempat bepergian ke daerah lain yang dianggap salah satu pusat penyebaran virus Corona. Jadi, Wajar Dinkes kota Pematangsiantar melakukan pemantauan demi kebaikan masyarakat," katanya melalui keterangan tertulisnya.

DPW-PPRSAB Ingatkan Eksekutif dan Legislatif Saling Sinergi

Dewan Pengurus Wilayah Parsadaan Pomparan Raja Simangunsong Anak dohot Boru (DPW-PPRSAB) Siantar-Simalungun, mengingatkan perlunya peran aktif dari masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintah guna mengatasi wabah pandemi Covid-19.

"Karena masalah Corona ini bukan hanya tanggungjawab pemerintah semata. Masyarakat pun diminta untuk berperan aktif dalam mendukung kebijakan-kebijakan pihak yang berkompeten," ujar Ketua PPRSAB, Sabam Simangunsong.

Sabam berpendapat munculnya wabah Covid-19 merupakan suatu musibah bersama. Oleh sebab itu harus disikapi bersama. Sabam meminta Eksekutif baik legislatif  dan unsur lainnya dapat menunjukkan sinergitas yang baik. Sebab kata dia, ini bukan persoalan pejabat publik semata. 

Baca juga: Tak Ada Data Valid Risiko Covid-19 di Pematangsiantar

Aksi marah marah oknum anggota DPRD saat rapat Komisi I dengan Dinkes Pematangsiantar menunjukkan ketidak yakinan masyarakat terhadap eksekutif baik legislatif dalam mengatasi penyebaran virus corona di Pematangsiantar.

"Ini murni musibah bagi seluruh umat manusia, tidak ada unsur lain. Jadi janganlah kita mempertontonkan marah-marah, sekarang kita fokus bagaimana pemerintah, DPRD, ormas dan masyarakat bisa bersatu dan jalan bersama melawan wabah berbahaya ini," kata Sabam, lewat keterangan tertulisnya, Jumat malam kemarin.

Sabam menilai ditengah situasi siaga covid-19 saat ini, dibutuhkan peran Walikota untuk tampil memberi rasa aman sehingga pemerintah bisa memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Sabam menilai kepercayaan amat dibutuhkan oleh masyarakat dalam mengatasi pandemi covid-19.

"Jadi masyarakat tak perlu was-was, tetap tenang dan ikuti imbauan yang ada. Serta mari kita bantu pemerintah dengan bersama-sama menjaga kekondusifan dimasyarakat." tukas Sabam.

Baca juga: Update Virus Corona: 69 ODP 1 PDP di Pematangsiantar

Penulis: gee. Editor: edo.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.