HETANEWS.COM

Enam dari Tujuh Terdakwa Kasus Narkoba Dituntut Hukuman Mati

Para terdakwa yang dituntut hukuman mati

Kisaran, hetanews.com - Kejaksaan Kabupaten Asahan menuntut enam orang terdakwa narkoba dengan barang bukti sabu sebanyak 80 Kilogram dan pil ekstasi 82.093 butir hukuman mati di Pengadilan Negeri (PN) Kisaran.

Sedangkan satu orang lagi bernama Tarmizi tuntutannya tidak dibacakan karena sakit dan didukung dengan keterangan dokter dari RSU Kisaran. Tujuh tersangka yakni Hanafi, Tarmizi, Amiruddin, Nazaruddin Marpaung, Zul AB, Adi Putra, Ardiansyah, Fadli.

Masing-masing sidang terdakwa dilakukan secara terpisah. Untuk sidang Hanfi, Tarmizi dan Adi Putra diketuai oleh Majelis Hakim Ulina Marbun beranggota Miduk Sinaga dan Nelly Andriani.

Sedangkan terdakwa Nazarudin, Zul AB, Ardiansyah dan Fadli diketuai Majelis Hakim Nelson Angkat beranggota Ahmad Adib dan Boy Asmiwn, dan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jein Sinurat, Roi Tambunan, Sabri Marbun, dan Harolnd.

Tuntutan yang dibacakan JPU berdasarkan fakta persidangan bahwa ketujuh tersangka terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, pemufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana narkotika golongan I melebihi 5 gram, sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat 2, jo Pasal 132 ayat 1, UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Kami meminta kepada Majelis Hakim agar mengabulkan tuntutan terhadap ketujuh terdakwa, dengan hukuman mati," ujar JPU, Rabu (18/3).

JPU menjelaskan tuntutan itu diberikan kepada terdakwa, karena ketujuh tidak mengikuti program pemerintah untuk bersama-sama memberantas peredaran narkotika. Mendengar tuntutan yang diajukan JPU kepada Majelis Hakim yang diketuai Ulina Marbun, terdakwa melalui penasihat hukum menyatakan akan menyampaikan pledoi.

"Kami mengajukan pledoi yang mulia," ujarnya.

Sumber: analisadaily.com 

Editor: suci.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!