Siantar, hetanews.com - Masyarakat dan pedagang sempat heboh lantaran kabar Pasar Horas ditutup sementara. Belakangan diketahui informasi tersebut tidak benar. Aktifitas jual beli di Pasar Horas dan Dwikora Pematangsiantar tetap berjalan seperti biasanya. 

Direktur SDM PDPHJ, Imran Simanjuntak menampik kabar tersebut. Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar. Masyarakat khususnya pedagang dihimbau tidak terpancing dengan isu isu tersebut. 

"PDPHJ sampai sekarang belum ada mengumumkan libur selama 3 hari. Jadi itu hanya informasi yang memplesetkan," ujar Imran ditemui diruang kerjanya, Rabu (18/3/2020).

Imran belum memastikan sumber awal kabar tersebut. Ia menduga ada kesalahpahaman terminologi 'Pajak' dalam istilah masyarakat Pematangsiantar adalah pasar tradisional. 

Baca juga: Beredar Kabar Pengawas Parkir Dishub Diberhentikan

Kata Imran, Pajak dalam hal ini Kantor Perpajakan, memang meliburkan sebagian karyawan untuk sementara waktu, sebagai antisipasi meluasnya virus Corona atau Covid-19. 

"Di Siantar itu, Pajak identik dengan Pasar. Makanya dikira Pajak  disini Pasar Horas dan Pasar Dwikora diliburkan. Jadi kami tegaskan belum ada instruksi untuk diliburkan," katanya. 

Senada dengan Direktur Administrasi dan Keuangan, Toga Sehat Sihite, ditemui di perkantoran PDPHJ Lantai III Gedung II Pasar Horas  Jaya. Toga menegaskan aktivitas  perdagangan di pasar pasar tradisional masih tetap berjalan. 

"Mungkin ada salah pengertian antara Pajak dan kantor Perpajakan. Jadi dikira masyarakat ini Pajak Horas. Jadi kabar itu tidak benar, aktivitas pasar masih tetap berjalan," jelasnya. 

Direksi PDPHJ mengklarifikasi kabar tersebut dengan menerbitkan pengumuman dalam bentuk selebaran. Manajemen juga memberitahu melalui pengeras suara ke pedagang. Melalui selebaran diimbau pedagang berhati hati penyebaran Covid-19. 

Seorang pedagang Ikan di Gedung IV Pasar Horas mengaku sebelumnya telah mendengar kabar tersebut. Namun dirinya tak begitu yakin Pasar Horas bakal ditutup. 

"Memang kemarin sempat dengar kabar itu. Apalagi di Medsos ini kan semuanya dibesar-besarkan, padahal Hoax," kata Boru Tobing. 

Siang tadi ia sudah mendapat kabar dari Manajemen PDPHJ bahwa aktivitas perdagangan di Pasar Horas tidak diliburkan. "Tadi juga sudah diumumkan  gak ada libur. Makanya kubilang yang dibesar-besarkannya itu," tandasnya.