HETANEWS.COM

Vanessa Angel: dari Prostitusi Online ke Narkoba

Vanessa Angel. Foto: instagram.com/vanessaangelofficial

Jakarta, hetanews.com - Vanessa Angel ditangkap karena narkoba. Sebelumnya, ia juga ditahan dengan pasal UU ITE, sebelum jadi tersangka kasus prostitusi online. Ketika itu, dunia hiburan dihebohkan penangkapan dua artis oleh Polda Jatim.

Keduanya adalah Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila. Selain dua artis, polisi juga mengamankan dua muncikari asal Jakarta dan satu asisten. Total 5 orang yang diamankan. Sekali kencan, Vanessa Angel disebut pasang tarif Rp 80 juta. Sedangkan Avriellia Shaqqila bertarif Rp 25 juta.

"Pemesannya pengusaha. Usianya sekitar 40 sampai 50 tahun. Sudah bapak-bapak (Saat ditangkap) Vanessa sudah kencan di hotel, kalau temannya itu belum. Dua orang ini berbeda. VA Rp 80 juta dan satunya Rp 25 juta," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi.

Polisi menangkap Vanessa Angel di sebuah hotel. Rupanya ketika polisi datang, Vanessa sedang melayani pelanggannya.

"Saat kami datang, dia sedang berhubungan dengan laki-laki yang bukan suaminya di hotel," kata Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Harissandi di Mapolda Jatim.

Sementara itu, model majalah dewasa Avriellia Shaqqila ditangkap saat sedang perjalanan menuju hotel. "Dia masih perjalanan menuju hotel," kata Harissandi.

Vanessa Angel akhirnya ditahan setelah melalui proses yang cukup panjang. Keputusan penahanan ini berawal saat Vanessa sedang diperiksa sebagai tersangka kasus UU ITE terkait penyebaran konten asusila.

"Terhitung sejak tanggal 30 Januari 2019 Vanessa Angel yang kami panggil hari ini sebagai tersangka resmi kami lakukan penahanan," kata Barung di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Vanessa Angel kembali ditangkap polisi. Kali ini, ia ditangkap bersama sang suami, Bibi. Hal ini dibenarkan dari pihak Polres Jakarta Barat.

"Iya benar. Benar yang bersangkutan diamankan bersama suami," kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie S Latuheru, kepada detikcom, Selasa (17/3/2020).

Sumber:detik.com

Editor: tom.