HETANEWS.COM

Pengguna Sabu ‘Nyanyi’, Bandar Narkoba Jalan TVRI Didor Polisi

Ifan menggunakan baju merah saat tergeletak di rumah sakit dengan kaki diperban, dan kedua pengguna sabu saat berada di ruang Sat Narkoba Polres Siantar.

Siantar, hetanews.com - Sat Narkoba Polres Siantar, bekuk dua orang pengguna dan seorang bandar sabu, di dua tempat berbeda, Jumat (13/3/2020), sekira pukul 05.30 WIB.

Kasat Narkoba Polres Siantar, AKP David Sinaga mengatakana, mereka awalnya mendapat informasi, bahwa ada orang yang memiliki narkoba, di sebuah kamar kos - kosan yang berada di Jalan Melanthon Siregar, Gang PD, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun.

"Setelah kita lakukan penyelidikan, kemudian kita melakukan penangkapan seorang perempuan bernama Ane (30) dan didalam kamar kos - kosan, kita juga mengamankan seorang pria, bernama Afri (24)," ucap AKP David Sinaga, Sabtu (14/3/2020), sekira pukul 14.30 WIB.

Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan didalam kamar mandi, dan didapati 2 paket narkotika jenis sabu dengan berat 0,79 gram, 5 buah potongan pipet, 1 buah kompeng karet, dan 2 buah tutup botol yang sudah dilubangi.

"Bukan hanya dikamar mandi saja kita geledah, didalam kamar juga kita amankan 1 unit Hp merk Xiaomi, 1 buah buah bong terbuat dari botol plastik, 1 buah jarum suntik masuk. Dan dari kantong celana Afri, ditemukan 1 buah dompet warna hitam berisi uang Rp. 400.000," terangnya.

Ketika petugas melakukan introgasi terhadap kedua pelaku dari mana mereka mendapatkan sabu tersebut? Mereka pun mengaku, mendapatkannya dari seorang  bernama Ifan yang diketahui tinggal di Jalan TVRI, Kelurahan Simarito, Kecamatan Siantar Barat.

"Mendengar pernyataan kedua pelaku, kami langsung melakukan pengembangan. Setelah kita melakukan penyelidikan, kita berhasil menangkap pelaku atas nama Ifan, ini di Jalan Mesjid dan kami menemukan barang bukti dari kantung celana belakangnya, berupa 1 paket narkotika jenis sabu yang dibungkus tisu dengan berat bruto 4.56 gram dan 1 unit Hp Nokia. Kemudian turut diamankan juga 1 unit onda Beat yang dipakai,"jelasnya.

Lanjutnya, ternyata pelaku ini mengakui, kalau dirinya masih menyimpan narkotika, di ruangan kamar rumahnya yang berada di Jalan TVRI. Saat dilakukan pencarian, kita menemukan 1 radio tape yang sudah rusak, dan ketika dibongkar, ditemukan satu buah kotak power bank yang berisi 1 buah plastik klip berisi narkotika diduga jenis sabu berat bruto 1,67 ons.

"Dan juga 1 buah plastik klip berisi 100  butir pil diduga narkotika jenis exstasi berwarna merah jambu, 1 buah plastik klip lagi berisi 50 butir pil narkotika jenis ekstasi berwarna merah jambu dan kemudian ditemukan 4 bungkus plastik klip kosong," tuturnya.

Tidak hanya sampai di situ saja, Ifan juga memberitahu, bahwa dia mendapat sabu dan pil ekstasi dari laki – laki, berisinial L.

Dan saat hendak dilakukan pencarian terhadap L, tiba-tiba Ifan mencoba melarikan diri dengan melakukan perlawan terhadap petugas.

"Sehingga kita langsung memberikan tindakan tegas terhadap Ifan dengan menembak kaki Ifan, sehingga dia terjatuh,"akhirnya.

Penulis: res. Editor: gun.

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!

Masukkan alamat E-mail Anda di bawah ini untuk berlangganan artikel berita dari Heta News.

Jangan lupa untuk memeriksa kotak masuk E-mail Anda untuk mengkonfirmasi!