HETANEWS

Ajukan Salman, PKS Dinilai Harus Kerja Keras Cari Koalisi di Pilkada Medan

Ketua DPD PKS Medan, Salman Alfarisi,

Medanm hetanews.com - PKS mengajukan Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Salman Alfarisi, sebagai calon Wali Kota Medan. Keputusan mengajukan Salman ini dinilai membuat PKS harus bekerja keras untuk meyakinkan parpol lain agar mau berkoalisi di Pilkada Medan.

Ketua Departemen Ilmu Politik USU, Dr Warjio, mengatakan munculnya nama Salman memang menjadi semacam alternatif di tengah dominasi nama-nama yang ada seperti Plt Walkot Medan Akhyar Nasution ataupun menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution. Namun, Salman juga harus bersaing untuk meyakinkan pemilih terutama dari kalangan umat Islam yang sudah lebih dulu didekati bakal kandidat lainnya.

"Kalau Salman ini diajukan saya pikir dia akan mengambil ceruk suaranya umat Islam yang mau ditarik oleh Bobby. Karena kemarin calon independen gagal, Ustaz Latif dan Ustaz Azwir, jadi saya kira ini peluang bagi Salman Alfarisi," ucap Warjio kepada wartawan, Jumat (13/3/2020).

Dia mengatakan diajukannya nama Salman oleh PKS juga memberi nilai positif bagi PKS sebagai partai kader. Namun, Warjio juga mempertanyakan apakah munculnya nama Salman bisa memberi efek terhadap nama bakal cawalkot Medan lain yang lebih dulu beredar.

"Ini menjadi sebuah nilai positif buat PKS dengan menetapkan kadernya Salman Alfarisi sebagai kader. Persoalannya, apakah ini ada efek terutama terhadap calon lain, misalnya Bobby. Dalam konstalasi politik di Sumut khususnya Medan ini harus dilihat juga pemilihnya didominasi generasi muda dan pemilih cerdas dalam pengertian mereka melihat siapa yang akan dipilih, demikian juga dalam konteks politik Islamnya," ujar Warjio.

Selain soal efek terhadap calon lain, Warjio juga mengingatkan PKS ada PR berat untuk meyakinkan parpol lain agar mau berkoalisi. Selain itu, PKS juga harus bisa menjaga basis suara mereka agar tidak direbut bakal cawalkot lain.

"Persoalannya ini tentu menjadi kerja berat dan keras bagi PKS untuk menggandeng partai yang lain, karena PKS sendiri tidak cukup suaranya (untuk mengusung paslon sendiri). Harus meyakinkan PAN misalnya untuk bisa masuk di situ atau partai lain," turur Warjio.

Sebelumnya, PKS mengajukan Salman Alfarisi sebagai cawalkot Medan. PKS mengatakan Salman ingin menjadikan Medan sebagai pusat bisnis.

"Yang kami ajukan Ustaz Salman Alfarisi. Lahir di Kota Medan pada 6 Juni 1973. Beliau sekarang Wakil Ketua DPRD Sumut," kata Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring di kantor DPW PKS Sumut, Medan, Kamis (12/3).

"'Hasil diskusi kami, beliau ingin menghadirkan Medan sebagai pusat bisnis Sumatera Utara. Ingin juga meningkatkan peran serta masyarakat Kota Medan untuk soal lingkungan," sambungnya.

Tifatul mengatakan pengumuman ini merupakan soft launching. Nantinya, PKS akan melakukan deklarasi lagi jika Salman sudah memiliki pasangan calon wakil wali kota.

sumber: detik.com

Editor: sella.