Simalungun, hetanews.com- Sebanyak 2000 personel gabungan akan disiagakan untuk mengamankan kunjungan Raja Belanda, Willem  Alexander dan Ratu Maxima, ke kawasan Danau Toba, pada Kamis (12/3/2020) besok.

Rabu pagi tadi (11/3/2020), para personel keamanan, tampak mengikuti apel, di Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon yang  dipimpin Dandim 0207/Simalungun, Letkol (Inf) Frans K Panjaitan.

Personel yang terlibat yaitu dari beberapa satuan Yonif, Kodim 0207/Simalungun ,dan Polres Simalungun, Polresta dan Brimob Pematangsiantar,  Petugas Damkar, Dishub Simalungun, Dishub Pemko Pematangsiantar, dan Dankes Syah 01-04-04.

Apel bersama ini, juga dihadiri Kapolres Simalungun, AKBP. Heribertus Omppusunggu,  Kapolres Siantar, AKBP Budi P Saragih, Kadis Pariwisata Simalungun, Resman Panjaitan, Camat Girsang Sipangan Bolon, Eva Tambunan dan seluruh  Kapolsek, jajaran Polres Simalungun.

Dalam arahannya, Letkol (Inf) Frans K Panjaitan meminta seluruh peserta apel agar menjalankan tugasnya semaksimal mungkin karena pengamanan yang dilakukan untuk tamu negara.

"Besok pagi rombongan akan tiba di Sumatera Utara, mulai dari Kabupaten Toba, menuju Kabupaten Samosir dan berakhir di Inna Hotel Parapat, Kabupaten Simalungun. Tugas hari ini dan besok, merupakan tugas kehormatan bagi kita, karena tidak semua mendapat kesempatan bisa bertugas melakukan pengamanan tamu kenegaraan sebesar ini,"pesan Dandim.

Dia juga meminta  seluruh personel yang terlibat dalam tugas pengamanan, tidak mengganggap remeh tugas yang diberikan.

"Jangan menganggap remeh tugas ini, meski saat kunjungan Presiden RI, beberapa kali, kita telah berhasil melakukan pengamanan dengan baik. Kita harus tetap waspada, sebab potensi ancaman tetap ada,"sebut Panjaitan.